IPW Soroti Penanganan Kasus Tabrak Lari di Overpass Manahan Solo : Polisi Terkesan Tidak Serius

Indonesia Police Watch (IPW) berpendapat polisi terkesan tidak ada keseriusan mengungkap kasus tabrak lari di overpass Manahan Solo, awal Juli lalu.

IPW Soroti Penanganan Kasus Tabrak Lari di Overpass Manahan Solo : Polisi Terkesan Tidak Serius
ISTIMEWA
Viral video kecelakaan di Overpass Manahan Solo. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Indonesia Police Watch (IPW) berpendapat polisi terkesan tidak ada keseriusan mengungkap kasus tabrak lari di overpass Manahan Solo, awal Juli lalu.

Humas IPW Jateng, Budi Kiatno berujar semestinya proses identifikasi kasus bisa selesai tidak sampai dua pekan setelah kejadian.

"Itu kejadiannya di kota, bukan desa yang minim infrastrukturnya. Apalagi setahu saya, Solo sudah menerapkan e-Tilang, berarti sistemnya sudah ada dan mendukung identifikasi. Kalau memang ada kendala CCTV kenapa baru diketahui sekarang? Lalu program ETLE di Solo apakah masih berjalan?" ujar Budi melalui telepon, Selasa (16/7/2019).

Selain itu, Budi menyarankan polisi seharusnya membuka ruang informasi kepada masyarakat, dalam proses pengungkapan kasus tersebut.

Supaya masyarakat paham, sekaligus mengantisipasi opini liar dan prasangka buruk pada polisi.

"Kasus teroris aja ada yang mudah diungkap, apalagi kasus tabrak lari seperti ini. Ya semestinya jangan lama-lama. Buktikan sanggup atau tidak mengungkapnya," tuturnya.

Budi berujar kasus tabrak lari itu harus menjadi prioritas, lantaran terlanjur viral.

"Yang menjadi prioritas kepolisian adalah yang menjadi perhatian masyarakat. Itu pasti," imbuh Budi. (Dna)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved