Kontingen Thailand Jadi Saingan Terberat Indonesia di Asean School Games 2019 Semarang
Thailand, menjadi peserta saingan terberat Indonesia di ajang ASEAN School Games (ASG) XI 2019, di Semarang, Jawa Tengah.
Penulis: hesty imaniar | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Thailand, menjadi peserta saingan terberat Indonesia di ajang ASEAN School Games (ASG) XI 2019, di Semarang, Jawa Tengah.
Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Pembibitan dan Ilmu Pengetahuan Teknologi Kementerian Pemuda dan Olahraga, sekaligus Komandan Pelatnas ASG 2019, Washington Galingging.
"Kenapa Thailand, karena kontingen dari Thailand ini merata di semua cabang olahraga (cabor). Jadi, memang saingan kita terberat masih Thailand. Namun, kita optimis, sebagai tuan rumah, mestinya kita bisa meraih gelar juara umum di ASG XI 2019 kali ini," katanya usai acara penyematan obor api ASG XI 2019, di rangkaian acara Torch Relay Obor Api ASG XI 2019, di Balai Kota Semarang, Rabu (17/7/2019).
• Manchester United Menang Telak Atas Leeds United pada Tur Pramusim di Australia
Washington menyampaikan, cabor yang nantinya ditargetkan meraih medali terbanyak yakni dari cabor renang dan atletik.
Bahkan, pihaknya menyampaikan untuk cabor renang, target bisa meraih 15 medali emas, sementara untuk atletik ditargetkan dapat 8 medali emas.
"Sebenarnya renang bisa sampai 18 medali emas, namun ada satu atlet yang ikut ajang dunia, dimana jika ia ikut di ASG tahun ini, minimal kita bisa dapat 4 medali emas, maka dari itu renang kita target 15 medali emas. Sementara atletik sama dengan tahun lalu, yakni 8 medali emas harus kita dapat," ujarnya.
Maka dari itu, Washington menyebut, total ada 38 sampai 40 medali emas harus didapatkan Kontingen Indonesia di ASG XI 2019 ini.
"Selain target medali, kita targetkan juga semua kontingen tahu kelebihan dari Kota Semarang ini, jadi mereka tidak tahunya hanya Bali dan Jakarta, melain daerah lain mereka harus tahu, karena Semarang juga memiliki kelebihan, tidak hanya di sektor potensi olahraga, melainkan juga pariwisata, dan budaya," bebernya, sembari berharap warga Semarang dan Indonesia bisa mensukseskan ASG di Semarang ini.
• Jafri Sastra Sebut Hal Ini Jadi Kunci PSIS Semarang Menang Atas PSS Sleman di Liga 1 2019
Melayani para kontingen dari 10 negara di Asia Tenggara, dan satu negara peninjau dari Mongolia, adalah target juga yang dicanangkan Washington, serta pihak panitia ASG 2019.
"Salah satunya yakni, mengibarkan bendera salah satu peserta ASG XI 2019 di tengah suporter atau penonton yang ada di veneu cabor. Sehingga mereka juga bersemangat dalam bertanding, dan membentuk pertandingan yang fair play, dan juga peserta yang bendera dikibarkan bisa merasa jika mereka di terima di Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Menpora RI, Imam Nahrawi meminta kepada semua atlet Indonesia yang berlaga di ASEAN Schools Games (ASG) XI 2019 untuk tidak berpuas diri menjadi juara di ASG 2019.
Pasalnya, ASG hanya merupakan pintu masuk, karena tujuan sesungguhnya adalah bagaimana mampu berprestasi di Olimpiade.
"Jangan berhenti di ASG, karena ini hanyalah pintu masuk. Harapan saya, kalian harus punya mimpi besar yaitu bisa menjadi juara di SEA Games, Asian Games dan puncaknya di Olimpiade,'' kata Imam, saat mengukuhkan kontingen ASG Indonesia di Hotel Patra Semarang, Rabu (17/7/2019).
Pada kesempatan yang juga turut dihadiri, Komandan Pelatnas Washington Galingging dan Komandan Kontingen Indonesia Yayan Rubaen, dikatakannya, atlet yang berlaga di ASG ini sama dengan atlet-atlet Indonesia lain di percaturan SEA Games.
"Yakni, sama-sama membawa tekad mengangkat martabat bangsa. Oleh karena itu, kita harus menjadi juara umum. Perdengarkan Lagu Indonesia Raya sesering mungkin di arena, minimal 50 kali. Kibarkan Merah Putih paling tinggi sesering mungkin,'' tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Menpora juga menyatakan bahwa Pemerintah menyediakan apresiasi kepada mereka yang berprestasi.
"Bentuknya tidak berujud bonus uang, namun beasiswa dan fasilitas lain untuk kepentingan masa depan, oleh karena itu mari bersemangat bersama dan bersyukur bersama agar diberi kemudahan dalam bertanding esok," pungkasnya. (hei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/asisten-deputi-pembibitan-dan-ilmu-pengetahuan-teknologi-kementerian-pemuda-dan-olahraga.jpg)