Polisi Bentuk Satgas Anti-Judi Jelang Pilkades Serentak di Banyumas

Polres Banyumas membentuk tim Satgas khusus anti perjudian dalam rangka menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkades Serentak, 23 Juli 2019.

Polisi Bentuk Satgas Anti-Judi Jelang Pilkades Serentak di Banyumas
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
Apel kesiapan Pilkades Serentak, Polres Banyumas membentuk tim Satgas khusus anti perjudian dalam rangka menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkades Serentak. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Polres Banyumas membentuk tim Satgas khusus anti perjudian dalam rangka menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkades Serentak di Banyumas pada 23 Juli 2019.

Potensi kerawanan seperti judi "botoh' (judi taruhan) sangat lumrah sekali terjadi di Banyumas.

Judi botoh dapat menimbulkan permusuhan, karena biasanya bandar judi akan mengendalikan.

Sehingga tidak berlebihan jika Polres Banyumas membentuk Satgas khusus anti judi untuk mengamankan dan menekan potensi konflik.

Untuk pelaksanaan di lapangan ada anggota yang ditugasi khusus untuk mendeteksi informasi yang ada di masyarakat.

Jika ditemukan ada yang bermain judi Botoh maka akan langsung ditangkap.

Oleh karena itu, fungsi intel dan Bhabinkamtibmas akan dimaksilkan dan sangat berpengaruh.

Selain aksi judi, ujaran kebencian juga akan dipantau jika sewaktu-waktu menjadi potensi perkelahian antar kubu.

"Daerah yang menjadi potensi kerawanan konflik berada di Desa Karangtengah, Baturraden. Sebab dua kali Pilkades sebelumnya daerah tersebut selalu mengalami perkelahian. Oleh karena itu, pilkades kali ini akan ditekan supaya tidak terjadi lagi," ujar Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun kepada Tribunjateng.com, Rabu (17/7/2019).

Masing-masing desa untuk setiap TPS akan dijaga oleh 4 orang personil, dua dari Polri dan dua dari TNI.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved