Wijayanto Minta Kapolda Jateng Bentuk Tim Selidiki Dugaan Suap ke Penyidik Polrestabes Semarang

Gabungan Element Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (GEMPAR) Jateng menyikapi adanya dugaan suap kepada penyidik Polrestabes Semarang dan Polda Jateng

Wijayanto Minta Kapolda Jateng Bentuk Tim Selidiki Dugaan Suap ke Penyidik Polrestabes Semarang
ISTIMEWA
Polisi memasang garis polisi di dua kamar yang diduga sebagai tempat praktik prostitusi di Zeus Karaoke. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gabungan Element Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (GEMPAR) Jateng menyikapi adanya dugaan suap kepada penyidik Polrestabes Semarang dan Polda Jateng.

Dugaan suap ini terkait kasus prostitusi di Zeus Karaoke Semarang.

Koordinator Gempar Jateng Wijayanto, mengatakan, mangkraknya kasus prostitusi tersebut diduga kuat terkait suap yang diberikan kepada penyidik ke Polrestabes Semarang.

"Kasus prostitusinya memang mangkrak di Polrestabes Semarang," ujar Wijayanto, Selasa (16/7/2019).

Menurutnya, kasus prostitusi adalah perkara ringan yang harusnya sudah bisa diselesaikan oleh penyidik Polrestabes Semarang.

Namun hingga saat ini, laporan terkait kasus protitusi tersebut tidak terselesaikan.

"Apanya lagi yang kurang, bukti ada, tersangkanya ada, laporan model A, penyidik juga langsung turun ke lokasi dan menemukan barang bukti, pengakuan karyawan ada," katanya.

Wijayanto menyebutkan, informasi yang didapat pihaknya bahwa penyidik Polrestabes Semarang telah mengirim surat permohonan kepada Mabes Polri untuk membuka rekening koran Zeus Karaoke.

"Penyidik sudah layangkan surat permohonan izin ke Kapolri untuk membuka rekening korang.

Itu untuk meningkatkan kasus ini ke P21," katanya.

Halaman
12
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved