Awalnya Hanya Iseng, Eko Sukses Sulap Limbah Bambu Jadi Miniatur Kincir Air, Harga Mulai Rp 300 Ribu

Eko Tantio (26) warga Dukuh Jagung Kidul, Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menyulap limbah bambu jadi kerajinan tangan berkelas.

Awalnya Hanya Iseng, Eko Sukses Sulap Limbah Bambu Jadi Miniatur Kincir Air, Harga Mulai Rp 300 Ribu
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Eko Tantiyo (26) warga Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan sedang membuat miniatur kincir air dari bambu, Kamis, (18/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Eko Tantio (26) warga Dukuh Jagung Kidul, Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas.

Warga Kesesi ini membuat kincir air untuk hiasan taman.

Ia terhitung baru lima bulan menggeluti usaha miniatur kincir air.

Tapi, miniatur ini sudah melejit dan banyak orang yang mencarinya.

Saat ditemui Tribunjateng.com, Eko masih sibuk menata bambu-bambu bekas ini dijadikan sebuah miniatur kincir air.

Layaknya, kincir air sungguhan, ia menatanya secara hati-hati.

Jika tidak, kincir airnya tidak bisa berfungsi.

Ia tempelkan satu per satu bambu tersebut sehingga menjadi bentuk tubuh kincir air yang kokoh.

Dari tangannya, kincir air dari bambu ini bisa bergerak dengan diiringi alunan bambu.

Kepada Tribunjateng.com mengatakan, awalnya ia membuat miniatur ini dari keisengannya.

Halaman
123
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved