Awas! Ada Tiang Listrik di Tengah Jalan Madukara menuju Kota Banjarnegara

Dua buah tiang listrik aktif berdiri persis di tengah jalan yang menghubungkan Kecamatan Madukara dan Kota Banjarnegara.

Awas! Ada Tiang Listrik di Tengah Jalan Madukara menuju Kota Banjarnegara
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
SAKSI BISU - Dua tiang listrik berdiri persis di tengah jalan arah stadion Soemitro Kolopaling-Banjarnegara. Tiang tersebut menjadi saksi bisu sejumlah kecelakaan hingga menyebabkan korban luka. 

TRIBUNJATENG.COM --  Dua buah tiang listrik aktif berdiri persis di tengah jalan yang menghubungkan Kecamatan Madukara dan Kota Banjarnegara. Padahal jalan itu selalu ramai lalu lintas kendaraan. Pengendara pun harus menghindari tiang tersebut agar tak menabrak benda itu saat melintas.

Yogi, pedagang kuliner di sekitar lokasi mengaku saat membuka usaha di sekitar tempat itu, ia melihat kondisi jalan sudah demikian. "Saya di sini, itu sudah ada," katanya, Selasa (16/7).

Keberadaan tiang di tengah jalan itu rawan kecelakaan. Pengendara yang lengah atau tak menyadari keberadaan itu saat melintas bisa celaka.

Yogi sendiri pernah menyaksikan langsung peristiwa nahas itu di depan mata. Ia bergegas keluar warung saat suara benturan keras dari jalan raya mengusik pendengarannya. Ia melihat seorang pengendara sudah tergeletak tak berdaya di dekat tiang.

Pengendara yang disebutnya berseragam sekolah itu menderita luka hingga giginya keluar darah. Kendaraan korban pun rusak cukup parah karena menabrak tiang.

Yogi pun mengantarkan korban sampai ke rumah sakit daerah Banjarnegara agar segera mendapatkan pertolongan medis. "Setelah itu saya gak tahu kondisi korban," tuturnya.

Sekitar sebulan lalu, peristiwa kecelakaan kembali terjadi di tempat itu. Tetapi Yogi tak melihatnya langsung.

Dari informasi yang dia terima, seorang pria dewasa memboncengkan anak kecil menggunakan sepeda motor juga dilaporkan menabrak tiang itu hingga jatuh. Pria itu pun dikabarkan mengalami sejumlah luka di anggota tubuhnya karena insiden itu.
Kerawanan lebih terjadi pada malam hari. Dalam kondisi gelap, tiang tidak jelas terlihat. Apalagi, penerangan jalan umun di tempat itu sempat mati beberapa minggu.

"Beberapa minggu mati, terus hidup lagi," kata Yogi.

Ditemui terpisah, kemairn

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved