Dalam Dua Hari, Polres Kudus Tangkap Dua Pengedar dan Satu Penyimpan Tembakau Gorila

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kudus menangkap dua pengedar dan satu orang penyimpan tembakau gorila

Dalam Dua Hari, Polres Kudus Tangkap Dua Pengedar dan Satu Penyimpan Tembakau Gorila
IST
Ilustrasi tembakau gorila 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS –  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kudus menangkap dua pengedar dan satu orang penyimpan tembakau gorila dalam waktu yang hampir berdekatan. Mereka kini harus menjalani pemeriksaan di Mapolres Kudus.

Kasubbag Humas Polres Kudus, AKP Sardi mengatakan, kedua pelaku yang ditengarai sebagai pengedar itu ditangkap di tempat berbeda.

Pertama, polisi menangkap FD (18) warga Desa Gribig, Kecamatan Gebog di Balai Jagong Kudus pada Selasa (16/7/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Penangkapan ini karena polisi dapat informasi di Balai Jagong sering jadi tempat transaksi narkotika golongan I jenis tembakau gorila,” kata Sardi, Kamis (18/7/2019).

Sebelum penangkapan, anggota Satresnarkoba Polres Kudus sudah mencurigai FD. Saat dia digeledah, ternyata ditemukan empat linting tembakau gorila yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok.

“Setelah dimintai keterangan, ternyata tembakau gorila tersebut didapat dari rekannya asal Desa Pelang, Kecamatan Mayong,” jelas Sardi.

Diketahui rekan pengirim tembakau gorila ke FD merupakan pria berusia 29 tahun berinisial BR warga Pelang, Mayong.

Selang beberapa jam dari penangkapan tersebut, pada Rabu (17/7/2019) dini hari anggota Satresnarkoba Polres Kudus mendatangi rumah BR.

Di situ, ditemukan  27 linting tembakau gorila dan satu bungkus plastik klip yang berisi tembakau gorila.

“Barang bukti lainnya yang diamankan yaitu handphone, satu gendel paper untuk melinting, ada juga rokok yang telah dicampuri tembakau gorila,” kata Sardi.

Selain kedua pengedar tersebut, dalam waktu yang hampir bersamaan Polisi juga menangkap satu orang lainnya yang merupakan wanita yang masih berusia 19 tahun berinisial DU.

Saat ditangkap di rumahnya di Desa Hadipolo, Jekulo, Polisi menemukan enam batang lintingan tembakau gorila. Rupanya, tembakau gorila yang disimpan oleh DU ternyata juga didapat dari BR.

“Kini ketiganya harus menjalani pemeriksaan di Mapolres Kudus karena telah melanggar Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Menteri Kesehatan,” katanya.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved