Gratis Iuran Tiga Bulan, PKL Kudus Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, Tahap Awal 500 Pedagang

Sebanyak 500 pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kudus didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Gratis Iuran Tiga Bulan, PKL Kudus Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, Tahap Awal 500 Pedagang
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus Muhammad Tamzil menyerahkan simbol kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada PKL di GOR Bung Karno, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 500 pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kudus didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Selama tiga bulan pertama, mereka bebas biaya iuran, selanjutnya PKL harus membayar sendiri iurannya per bulan Rp 17.500.

Penyerahan kartu BPPS Ketenagakerjaan diserahkan Bupati Kudus Muhammad Tamzil secara simbolis di GOR Bung Karno, Kamis (18/7/2019).

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Kudus itu, secara bertahap pihaknya akan mengusahakan PKL lainnya yang masih belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Jumlah PKL di Kabupaten Kudus mencapai 4.500. Ini bertahap dahulu,” kata Tamzil.

Dalam kesempatan itu, Tamzil juga mengarahkan kepada PKL yang hadir di GOR untuk tertib saat berjualan.

Termasuk soal sampah agar masing-masing PKL tidak meninggalkan sampah selepas berjualan.

“Selama ini diatur komunikasi secara baik dengan PKL supaya mereka bisa nyaman berjualan. Mereka juga harus terdaftar sebagai anggota PKL, jangan dimanja, yang penting kalau jualan jangan mahal-mahal,” lanjut Tamzil.

Biaya iuran kepesertaan yang digratiskan selama 3 bulan pertama itu, kata Tamzil, bersumber dari ongkos sosial dari salah satu perusahaan.

Satu di antara 500 PKL tersebut yaitu Arif Harynurdi (47).

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved