Jamu Persib Bandung di Liga 1 2019, PSIS Semarang Khawatirkan Faktor Ini

Jelang menjamu Persib Bandung, PSIS Semarang tak ingin terlena dengan kemenangan telak 3-1 atas PSS Sleman, Rabu (17/7/2019) lalu.

Jamu Persib Bandung di Liga 1 2019, PSIS Semarang Khawatirkan Faktor Ini
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Bek sayap PSIS Semarang, Fredyan Wahyu Sugiantoro dikepung para pemain PSS Sleman. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jelang menjamu Persib Bandung, PSIS Semarang tak ingin terlena dengan kemenangan telak 3-1 atas PSS Sleman, Rabu (17/7/2019) lalu.

Rencananya duel PSIS Semarang menghadapi Persib Bandung bakal tersaji hari Minggu (21/7/2019) mendatang di Stadion Moch Soebroto, Magelang mulai pukul 15.30 WIB.

Dengan kondisi tersebut, praktis PSIS hanya memiliki waktu hanya tiga hari untuk melakukan recovery.

General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan pihaknya tak memungkiri jika mepetnya jadwal cukup berpengaruh dari segi persiapan tim.

Apalagi calon lawan dihuni segudang pemain bintang.

Pecundangi PSS Sleman, Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra Puji Mentalitas Anak Asuhnya

Tanggapi Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022, Pelatih Timnas Indonesia Katakan Hal Ini

Hadapi Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Thailand Tunjuk Pelatih Jepang

"Ya itu (Kebugaran pemain kurang maksimal) yang kami khawatirkan. Karena jarak pertandingan ini terlalu pendek. Kami punya pengalaman baru-baru ini delapan hari main tiga kali di Liga 1. Itukan sangat melelahkan," kata Liluk, kamis (18/7/2019).

Dalam jadwal padat yang dilakoni PSIS saat itu, cukup berpengaruh saat PSIS menjamu Barito Putera. Saat itu, pertandingan berjalan seri 0-0.

Liluk mengatakan pihaknya akan belajar dari pengalaman saat menghadapi Barito Putera.

Meski begitu, Liluk percaya penuh pada tim pelatih. Jelang menghadapi Persib, ia optimis fisik Hari Nur Yulianto Cs tetap dalam kondisi siap tempur.

"Itu terbukti saat kami melawan Barito Putera. Bisa mengurung lawan tapi tidak bisa mencetak gol. Tapi insyaallah dengan strategi pelatih seperti ice bath atau relaksasi di kolam renang, itu bisa membantu proses recovery. Artinya menjaga kebugaran pemain," katanya. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved