Pemkot Semarang Belum Tentukan Nominal Tali Asih Untuk Warga Binaan Lokalisasi Sunan Kuning

Pemkot Semarang belum dapat memastikan besaran dana jaminan hidup atau tali asih yang akan diberikan kepada para warga binaan di lokalisasi

Pemkot Semarang Belum Tentukan Nominal Tali Asih Untuk Warga Binaan Lokalisasi Sunan Kuning
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Pemkot Semarang memberikan sosialisasi kepada wanita pekerja seks (WPS) Sunan Kuning terkait penutupan lokalisasi, Selasa (18/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang belum dapat memastikan besaran dana jaminan hidup atau tali asih yang akan diberikan kepada para warga binaan di lokalisasi Sunan Kuning maupun Gambilangu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Muthohar mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementrian Sosial (Kemensos) terkait dana tali asih tersebut.

Pihak Kemensos dalam waktu dekat ini akan datang untuk menemui Pemkot Semarang membahas terkait rencana penutupan dua lokalisasi di Kota Semarang.

Waspadai Peredaran Narkoba Murah di Kalangan Pelajar, BANN Lantik Pengurus di Kecamatan

"Belum ada kepastian terkait anggaran, dalam waktu dekat ini akan ada rapat antara Kemensos dan tim Kota Semarang," katanya.

Meski belum ada kepastian anggaran, Muthohar yakni penutupan lokalisasi Sunan Kuning dan Gambilangu akan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

Adapun rencana pengalihan lokalisasi menjadi kampung kuliner juga masih terus dibahas dan dikoordinasikan dengan Assisten II Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved