PGN dan 4 BUMN Lain Diminta Gelar RUPSLB

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta lima perusahaan pelat merah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

PGN dan 4 BUMN Lain Diminta Gelar RUPSLB
wikipedia
Gedung Kementerian BUMN 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta lima perusahaan pelat merah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB itu diperintahkan untuk dilakulan bagi perusahaan milik negara yang sudah go public.

Deputi Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, saat ini lima perusahaan yang diminta menyelenggarakan RUPSLB, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. 

"Tujuan pertama adalah melihat kinerja laporan keuangan selama Semester I-2019."

"Kedua, perubahan susunan pengurus perseroan," ujar Gatot dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/7/2019).

Menurut Gatot, dalam RUPSLB itu manajemen bisa mengusulkan agenda tambahan untuk aksi korporasi yang perlu persetujuan pemegang saham, seperti akuisisi dan penerbitan obligasi.

"Proses-proses ini merupakan evaluasi kinerja BUMN yang setiap tahun dilakukan."

"Proses RUPSLB tersebut harus dilakukan sesuai aturan main pasar modal seperti tahun-tahun sebelumnya," Kata Gatot. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menteri Rini Minta 5 BUMN Gelar RUPSLB

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved