Baliho Ucapan Idulfitri Dicopot Tanpa Pemberitahuan, Garda Bangsa Klarifikasi ke Satpol PP Kendal

Pemasangan baliho tersebut tidak melalui izin Satpol PP maupun Pemkab Kendal.

Baliho Ucapan Idulfitri Dicopot Tanpa Pemberitahuan, Garda Bangsa Klarifikasi ke Satpol PP Kendal
Istimewa
Pertemuan antara pihak Garda Bangsa dengan Satpol-PP Kendal setelah tiga baliho milik Garda bangsa dilepas paksa 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Organisasi Garda Bangsa meminta klarifikasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kendal setelah baliho ucapan Hari Raya Idulfitri dicopot tanpa pemberitahuan.

Ketua Garda Bangsa, Dian Alfat Muhammad mengatakan setidaknya, ada tiga buah baliho yang lepas Satpol PP.

Masing-masing di Kecamatan Kendal, Pegandon dan Ngampel.

"Seharusnya jika kami melanggar, kami diberitahu dulu."

"Kami akan lepas sendiri tanpa harus Satpol yang copot," katanya usai pertemuan dengan Satpol PP di Gedung DPC PKB Kendal, Jumat (19/7)

Ia mengatakan, pemasangan baliho tersebut tidak melalui izin Satpol PP maupun Pemkab Kendal.

Namun sesuai dengan Perda Kendal Nomor 11 tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Reklame, sebelum dilakukan pencopotan paksa, dilakukan pemberitahuan kepada pemilik baliho untuk melepas baliho tersebut.

"Tapi yang dilakukan satpol PP tidak sesuai prosedur yang diatur dalam Perda tersebut."

"Tanpa pemberitahuan pembongkaran ini kami merasa kehilangan aset kami," tambahnya

Sementara itu, Tim kuasa hukum dari Dian Alfat muhammad, Saroji mengatakan hasil dari pertemuan itu, Satpol PP mengaku pencopotan baliho tersebut tidak sesuai dengan prosedur.

Namun pencopotan itu terkait penertiban baliho maupun reklame ilegal.

"Namun kami harap pengakuan tersebut dilakukan secara tertulis dan disampaikan kepada kami," tandasnya. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved