Bukti Keberhasilan Program PKH, Tak Hanya Turunkan Angka Kemiskinan, Juga Putus Mata Rantainya

Belasan warga Kota Pekalongan dinyatakan bisa mandiri melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Bukti Keberhasilan Program PKH, Tak Hanya Turunkan Angka Kemiskinan, Juga Putus Mata Rantainya
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Belasan warga menerima penghargaan karena merasa mampu dan mengundurkan diri dari bantuan PKH, di Lapangan Mataram Pekalongan, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Belasan warga Kota Pekalongan dinyatakan bisa mandiri melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Pasalnya, melalui bantuan program PKH, mereka dapat mengembangkan usaha untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Karena merasa sudah mampu, belasan warga tersebut kini mengundurkan diri dari bantuan PKH.

Hal tersebut dianggap Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) Kota Pekalongan, Gunindyo, sebuah capaian kinerja bagus.

“Bantuan PKH diperuntukkan untuk warga kurang mampu. Untuk meningkatkan kualitas hidup agar lebih mandiri dan sejahtera. Adanya 13 orang yang merasa mampu dan mengundurkan diri,” paparnya, Jumat (19/7/2019).

Dilanjutkannya, semua aspek turut disasar dalam bantuan PKH yang diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu.

“Baik aspek pendidikan, kesehatan, serta sosial kami sasar lewat bantuan PKH, yang semata-mata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Ditambahkannya, peningkatan perekonomian melalui bantuan PKH, kini bisa dilihat hasilnya.

“Bantuan PKH tidak hanya menurunkan angka kemiskinan, namun ikut berperan memutus mata rantai kemiskinan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved