Geliat Homestay di Dieng, Petani pun Nyambi Jadi Pengusaha Penginapan

Geliat Homestay di Dieng, Petani pun Nyambi Jadi Pengusaha Penginapan. Alhasil, beberapa penelepon dari luar kota itu belum beruntung

Geliat Homestay di Dieng, Petani pun Nyambi Jadi Pengusaha Penginapan
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
deretan homestay di Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara 

TRIBUNJATENG COM, BANJARNEGARA-Sembari mengobrol dengan tamu di lobi homestay, Fortuna Dyah Setyowati berulangkali harus mengangkat telepon.

Handphonenya tak pernah sepi berdering. Baru ia meletakkannya di meja, handphone itu kembali berdering.

Beberapa orang yang menelepon Fortuna punya materi pembicaraan sama. Mereka menanyakan kamar homestay Green Savannah miliknya yang kosong untuk di-booking.

Fortuna pun terpaksa membalas pertanyaan beberapa penelepon itu dengan jawaban sama. Kamarnya untuk tanggal tertentu sudah penuh terisi tamu yang lebih dulu memesan.

Alhasil, beberapa penelepon dari luar kota itu belum beruntung mendapatkan kamar.

Saat itu, ada juga wisatawan yang mendatangi langsung homestaynya untuk berburu kamar. Sayang, karena kamar penuh, wisatawan itu harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkan kamar di homestay lain.

Akhir pekan di bulan kemarau ini memang ramai-ramainya wisatawan datang ke Dieng untuk melihat embun es.

Tak perlu menunggu momentum Dieng Culture Festival (DCF), homestay di Dieng sudah laris manis di hari biasa sekalipun saat musim es.

Bisnis homestay di kawasan wisata sedang bergeliat. Ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Dieng dari tahun ke tahun.

Permintaan kamar pun meningkat, terutama saat akhir pekan atau hari libur.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved