Geliat Homestay di Dieng, Petani pun Nyambi Jadi Pengusaha Penginapan

Geliat Homestay di Dieng, Petani pun Nyambi Jadi Pengusaha Penginapan. Alhasil, beberapa penelepon dari luar kota itu belum beruntung

Geliat Homestay di Dieng, Petani pun Nyambi Jadi Pengusaha Penginapan
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
deretan homestay di Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara 

Maklum, Dieng menjadi satu di antara kawasan pariwisata primadona nasional.

Sementara rekreasi kini seperti sudah menjadi kebutuhan seiring meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah.

Ini tentunya menjadi berkah bagi masyarakat lokal Dieng yang diuntungkan dari kemajuan pariwisata di daerahnya.

Masyarakat setempat ramai-ramai menyulap rumah mereka menjadi homestay untuk disewakan ke pengunjung.

Ratusan homestay berdiri di sepanjang jalur wisata hingga dalam perkampungan.

Itu pun, saat momentum puncak keramaian, semisal DCF, atau tahun baru, homestay resmi yang ada belum cukup menampung seluruh wisatawan.

Hingga rumah-rumah penduduk pun disulap jadi penginapan sementara.

Para pemilik homestay, khusus di Dieng Kulon, akhirnya membentuk paguyuban untuk mempermudah koordinasi hingga pengawasan.

Saat ini, sekitar 150 homestay bergabung dalam paguyuban itu. Jumlah homestay saat ini meningkat signifikan, dibanding 10 tahun lalu semisal.

"Jumlah homestay di Dieng total sekitar 500 an, yang di Dieng Kulon sekitar 150,"katanya

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved