Mepeske Gurita, Cara Polsek Tengaran Cegah Pelanggaran yang Dilakukan Oleh Pelajar

Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat melalui Kapolsek Tengaran AKP Mudjiyono mengencarkan program ICE KOPI (Ikhlas, Cerdas, Komitmen, Proaktif dan

Mepeske Gurita, Cara Polsek Tengaran Cegah Pelanggaran yang Dilakukan Oleh Pelajar
IST
Program Polsek Tengaran yang dinamai ‘MEPESKE GURITA’ merupakan singkatan dari Memberi Pesan Simpatik Kepada Guru, Murid dan Anak. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat melalui Kapolsek Tengaran AKP Mudjiyono mengencarkan program ICE KOPI (Ikhlas, Cerdas, Komitmen, Proaktif dan Inovatif) dengan mengadakan kegiatan Peduli Pendidikan di sejumlah sekolah di wilayah Tengaran.

Polsek Tengaran mengimplementasikan program tersebut melalui kegiatan kreatif dan inovatif yang dinamai ‘MEPESKE GURITA’ merupakan singkatan dari ‘Memberi Pesan Simpatik Kepada Guru, Murid dan Anak.

Diadakan sejak hari Senin (15/7/2019) dengan menggunakan kesempatan sekolah baik SD/MI, SLTP maupun SLTA yang saat ini tengah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkuan Sekolah (MPLS) kepada para siswa.

AKP Mudjiyono mengatakan kegiatan Tahun Ajaran Baru 2019 dimanfaatkan bersama jajaran berkeliling dari satu sekolahan ke sekolahan lain, bertujuan memberikan penyuluhan Kamtibmas dan Kamseltibcar (Keamanan, Keselamatan Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

“Kehadiran kita di sekolah sangat dibutuhkan masyarakat dalam rangka memberikan penyuluhan dan bimbingan, mendukung program promoter Polri dan mengimplementasikan program ICE KOPI yang dicanangkan bapak Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat,” ujarnya, Kamis (19/7/2019) pagi ini.

Dalam kegiatan ‘MEPESKE GURITA’ Kapolsek menyampaikan tentang keselamatan berkendara dan tertib berlalu lintas di jalan raya, khususnya bagi para peserta didik baru yang sedang memasuki masa peralihan menjadi remaja.

Pesan juga disampaikan kepada para guru sebagai bekal membimbing para siswa dalam menjaga ketertiban dan keamanan baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

“Para siswa kita ingatkan agar tetap memperhatikan unsur yang harus dipatuhi dalam berkendara serta melengkapi seluruh persyaratan dalam berkendara baik secara administrasi surat-surat maupun kelengkapan dan kesiapan kendaraan,” tandas AKP Mudjiyono.

Selain itu, AKP Mudjiyono mengimbau kepada siswa agar tidak mudah terprovokasi tentang hal-hal yang tidak baik terutama tentang Narkoba dan Anti Pancasila serta bentuk kejahatan lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

“Pesan Simpatik melalui ‘MEPESKE GURITA’ kita harapkan dapat merubah dan mengupgrade pemikiran guru dan siswa untuk tidak berbuat melanggar hukum.

Kita harapkan nantinya menjadi lebih baik dan menjadi siswa yang bermartabat, siswa yang cinta NKRI,” tegasnya.

Adapun sekolah yang telah mendapatkan penyuluhan ‘MEPESKE GURITA’ dan masuk program ini antara lain, SMA N 1 Tengaran, SMK N 1 Tengaran, SMK TELKOM Tengaran, MAN 2 Tengaran, SMP N 1 Tengaran, SMP N 2 Tengaran, SMP N 3 Tengaran, SMP NU ASWAJA Tengaran, dan Madrasan Ibtidaiyah Tegalrejo Tengaran.

“Kepada para siswa kami imbau, ayo kejar prestasi setinggi-tingginya dengan rajin belajar dan tekun berusaha.

Jangan mudah menyerah, berbuatlah yang baik kepada guru, orangtua dan masyarakat agar cita–cita dapat tercapai,” pesannya.(*)

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved