Peternak Itik Jatimulya Suradadi, Sangat Terbantu Jalan TMMD Tegal

Pembangunan jalan yang sudah sekian lama dinantikan khususnya para petani di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal

Peternak Itik Jatimulya Suradadi, Sangat Terbantu Jalan TMMD Tegal
Istimewa
Peternak Itik Jatimulya Suradadi 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL  – Pembangunan jalan yang sudah sekian lama dinantikan khususnya para petani di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, juga menjadi berkah bagi peternak itik, Edi Triono (32) Dukuh Sigerung RT. 03 RW. 01 Desa Jatimulya, yang mempunyai 600 ekor itik.

Bukan tanpa sebab, dengan dibangunnya akses pertanian dan penghubung ke desa tetangga, Jatibogor dan Purwahamba, akan membuat para pengepul telur itik mudah menjangkau peternakannya sehingga diharapkan penjualan per butir dapat meningkat dari biasanya yang hanya sebesar 2000 rupiah.

Peternak Itik Jatimulya Suradadi
Peternak Itik Jatimulya Suradadi (Istimewa)

Pun sebaliknya, pengangkutan telur ke para tengkulak, akan lebih mudah dan aman karena jalan nantinya akan betul-betul keras. Pasalnya, dulu dirinya mengalami kesulitan terutama saat musim penghujan, sehingga harus menyewa traktor sebagai pengganti mobil yang tak mampu masuk karena jalannya licin dan becek.

Saat ditanya oleh Serma Aan Setyawan, anggota jurnalis publikasi TMMD Reguler Tegal, Edi Triono mengaku menghasilkan antara 300-400 butir telur dari jumlah peliharaan di peternakannya. Omset yang menjanjikan dengan biaya produksi sekitar 350 ribu rupiah/hari untuk biaya pakan dari campuran dedak, konsentrat, kepala ikan dan aking/nasi kering.

Untuk bebek berusia dua tahun lebih atau sudah menurun produksinya, akan dijual kepada pengepul dengan harga 50-60 ribu rupiah untuk dijadikan bebek goreng. Sedangkan regenerasinya adalah bebek baru yang berusia antara 5,5-6 bulan karena sudah mulai produktif.

Peternak Itik Jatimulya Suradadi, Sangat Terbantu Jalan TMMD Tegal
Peternak Itik Jatimulya Suradadi, Sangat Terbantu Jalan TMMD Tegal (istimewa)

Sementara terkait pembangunan makadam sepanjang 1,6 kilometer dan 702 meter serta pengaspalan jalan 310 meter lebar 2,5 meter di depan SDN Jatimulya 03, dirinya mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Kodim. Pasalnya, beberapa akses tersebut, akan sangat membantunya dalam menekan ongkos angkut. Kamis (18/7/2019).

“Terima kasih karena TNI telah membangun jalan yang sudah berpuluh-puluh tahun rusak dan becek serta licin saat penghujan,” ucap Edi Triono saat didampingi pamannya, Jaelani (42).  (Aan)    

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved