Pria di Sragen Ini Berpura Pura Jadi Karyawan Perusahaan Pengiriman Barang Lalu Curi Motor Costumer

Hariyanto (28) warga Dukuh Plupuh, RT 05, Desa Plupuh, Kecamatam Plupuh, Kabupaten Sragen kini harus mendekam di penjara.

Pria di Sragen Ini Berpura Pura Jadi Karyawan Perusahaan Pengiriman Barang Lalu Curi Motor Costumer
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Harno (baju putih) sedang menerangkan kronologi kejadian penggelapan sepeda motor di Mapolres Sragen, Kamis (18/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Hariyanto (28) warga Dukuh Plupuh, RT 05, Desa Plupuh, Kecamatam Plupuh, Kabupaten Sragen kini harus mendekam di penjara.

Hari telah melakukan penggelapan satu unit sepeda motor merk Honda Vario 125 milik Dzuhurna Putri Mahalalita (23) warga Dukuh Suwatu, RT 12, Desa Suwatu, Kecamatan Tanon.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Harno mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu 10 Juli 2019 sekira pukul 12.00 WIB di Kantor “Indah Cargo”, Dukuh Manggis, RT 02, Desa Jati, Kecamatan Masaran.

Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Rawamangun, Truk Pertamina Terbakar Lalu Ditabrak Calya, 3 Tewas

Jadwal Final Indonesia Open 2019 Hari Ini, Tonton Minions Vs Ahsan/Hendra Berebut Gelar Juara

Balasan Kaesang dan Gibran pada Cuitan Netizen yang Sebut Jokowi Bloon Tak Terduga, Netizen Heboh

Nunung Ditangkap karena Narkoba, Pimpinan Redaksi NET TV Ungkap Nasib sang Komedian di Ini Talkshow

"Awal mula kejadian, tersangka melihat kantor Indah Cargo yang sepi tidak ada yang menjaga, tersangkapun berinisiatif menjadi karyawan kantor tersebut, datanglah korban yang berniat akan memaketkan barang melalui biro tersebut bersama dengan rekannya," terang Yimmy.

Tersangka melayani pemaketan tersebut dan menimbang barang korban yang akan dipaketkan.

Selesai menimbang tersangka meminjam motor korban dengan dalih akan memanggil pemilik kantor “Cargo Indah” yang sedang menjalankan salat di masjid.

"Tidak menaruh curiga, korbanpun meminjamkan motornya, setelah sepeda motor di bawa oleh tersangka, pemilik akhirnya datang dan korban mengatakan bahwa sepeda motor miliknya telah dibawa pegawainya," terang Yimmy.

Pemilik kantor pun mengatakan tidak memiliki karyawan dan meminta korban untuk menunggu sepeda motor tersebut.

Namun setelah di tunggu – tunggu sepeda motor milik korban tidak kunjung kembali.

Beberapa hari kemudian, tersangka ditangkap di warung makan mbak Isti kampung Ngipang, Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Tersangka ditangkap bersama barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario Nopol AD 4429 ZA beserta STNK dan anak kuncinya, dua bungkus plastik warna ungu berisi paketan baju wanita.

Menurut pengakuan tersangka dirinya kali pertama melakukan tindakan tersebut.

Tersangka juga mengatakan berencana akan menggunakan motor tersebut.

Kini Hari terancam hukuman empat tahun penjara. (uti)

Ajakan Tantang Nyi Roro Kidul untuk Serbu Pantai Parangtritis 22 Juli, Ini Tanggapan Pemkab Bantul

BREAKING NEWS: Gadis Asal Mijen Semarang Korban Pemerkosaan, Digilir Teman Facebook di Semak-semak

Mobil Tahanan Berisi 24 Narapidana Terguling, Pihak Lapas Sebut Tak Ada yang Kabur

Luka Modric Tak Berikan Nomor 10, Inikah Nomor Punggung Eden Hazard di Real Madrid?

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved