Putus Cinta Permudah Jiwa Remaja Terganggu, Buktinya Jadi Kasus Paling Tinggi di Pemalang

Putus cinta menjadi masalah kompleks untuk para remaja dan permasalahan tersebut bisa menyebabkan gangguan jiwa, angka terbanyak di Pemalang.

Putus Cinta Permudah Jiwa Remaja Terganggu, Buktinya Jadi Kasus Paling Tinggi di Pemalang
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Antrean pasien mendaftar berobat di Puskesmas Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Puskesmas Randudongkal, Kabupaten Pemalang miliki layanan kejiwaan untuk masyarakat.

Dimana menurut Kepala Puskesmas Randudongkal, H Mustofa, mayoritas yang dirawat merupakan remaja masalah putus cinta.

“Layanan pengobatan gangguan jiwa kami buka dua pekan sekali. Setiap kami buka, ada sekitar 70 pasien yang dinyatakan gangguan jiwa,” paparnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (19/7/2019).

Dilanjutkannya, putus cinta menjadi masalah kompleks untuk para remaja dan permasalahan tersebut bisa menyebabkan gangguan jiwa.

“Selain pengobatan gangguan jiwa, kami juga membuka layanan konseling untuk mengetahui kondisi kejiwaan pasien tersebut,” jelasnya.

Mustofa mengatakan, jika pasien yang mengalami putus cinta sudah meresahkan, atau melakukan perbuatan yang mengganggu masyarakat, seperti ingin membakar rumah akan langsung diantar ke rumah sakit terdekat.

“Tak jarang karena putus cinta, banyak remaja melakukan perbuatan meresahkan. Tak bisa kami pungkiri memang ada pasien yang mempunyai masalah itu, sehingga pasien mengalami gangguan kejiwaan,” tuturnya.

Ditambahkannya, selain putus cinta beberapa kasus, seperti pertengkaran orangtua dan gagal dalam bisnis juga sering mengakibatkan gangguan jiwa bagi remaja.

“Maka dari itu kami lakukan pemeriksaan melalui konseling terlebih dahulu, untuk menyimpulkan pasien tersebut mengalami gangguan jiwa atau hanya stres,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved