Breaking News:

Redam Krisis Pangan, ACT Berikan Bantuan Pangan ke Yaman

Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mendistribusikan bantuan kemanusiaan korban rawan pangan di Yaman dalam bentuk paket pangan.

IST
Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mendistribusikan bantuan kemanusiaan korban rawan pangan di Yaman dalam bentuk paket pangan. 

Krisis pangan ini juga dipengaruhi berkurangnya produksi pangan lokal.

Sebelum konflik, sekitar 25 persen makanan diproduksi di dalam negeri.

Pada 2017, angka itu menurun hingga kurang dari 20 persen.

Sementara itu, produksi pangan domestik pada tahun 2018 diperkirakan telah turun lebih jauh.

Sebagai lembaga kemanusiaan terdepan, ACT tidak hanya mendistribusikan bantuan ke Yaman, namun juga terus membersamai warga yang menjadi korban konflik di berbagai belahan bumi lainnya, misalnya Gaza, Uighur, Suriah, dan lainnya. 

Dengan krisis pangan yang terjadi, Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengajak muslim meluaskan kebahagiaan kurban di pelosok Indonesia hingga berbagai belahan dunia dengan tema “Dermawan Berqurban, Berkahnya Bahagiakan Dunia”.

Dengan pengelolaan yang profesional, GQ menargetkan distribusi 100.000 setara kambing, menyasar hingga 50 negara, dan 34 provinsi (265 kabupaten/kota) di seluruh Indonesia.

Ekspansi distribusi ini menjadi bentuk aksi nyata terhadap krisis pangan yang terjadi di dunia. Luaskan manfaat Qurban Anda bersama Global Qurban ke https://donasi.act.id/qurban #DermawanBerqurban. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved