Selama 19 Hari, Sudah Ada 15 Kebakaran Terjadi Di Kabupaten Tegal

Satpol PP Kabupaten Tegal setidaknya mencatat selama bulan Juli 2019 ini, pihaknya sudah menangani kasus kebakaran sebanyak 15 kali

Selama 19 Hari, Sudah Ada 15 Kebakaran Terjadi Di Kabupaten Tegal
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Selama 19 Hari, Sudah Ada 15 Kebakaran Terjadi Di Kabupaten Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kasus kebakaran mulai rentan terjadi selama masuknya musim kemarau saat ini.

Satpol PP Kabupaten Tegal setidaknya mencatat selama bulan Juli 2019 ini, pihaknya sudah menangani kasus kebakaran sebanyak 15 kali.

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Tegal, Kusnadi menuturkan, jumlah kasus tersebut telah memakan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Hingga berjalan 19 hari di Juli ini, sudah ada 15 kali kejadian kebakaran. Meski nihil korban jiwa, tapi kerugian materi cukup mengkhawatirkan. Semuanya disebabkan karena kelalaian," kata Kusnadi kepada Tribunjateng.com, Jumat (19/7/2019).

Dari total tersebut, kata dia, sebagian besar kebakaran menimpa lahan alang-alang.

Selain itu, dua (2) unit truk beserta satu (1) rumah pun turut dilahap sijago merah selama bulan Juli 2019 ini.

"Ya sejak masuk musim panas kemarau, kasus kebakaran mulai rentan terjadi lagi. Maka, semua petugas Damkar kami akan siaga 24 jam," jelasnya.

Sejauh ini, dia menuturkan, personel Damkar Satpoll PP berjumlah 43 orang.

Mereka terdiri dari 5 orang PNS dan sisanya 38 orang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).

Dia menjelaskan, idealnya untuk membawa satu unit Mobil Damkar diperlukan lima (5) orang.

Namun realisasinya, satu unit mobil damkar baru bisa di-backup oleh tiga orang saja, mengingat keterbatasan SDM.

"Kalau dari hitung-hitungan, kita butuh 16 orang baru lagi untuk mendukung kerja Damkar di Kabupaten Tegal. Apalagi saat ini sudah masuk musim kemarau. Ini pun sudah rentan terjadi kebakaran," cetusnya.

Kedepan, dia juga berharap dari bertambahnya jumlah personel akan memperluas jangkauan Pos Damkar di Kabupaten Tegal.

Dia meminta agar di Kecamatan Jatinegara dan Margasari yang notabene berada di garis ujung perbatasan Kabupaten Tegal supaya dibangun Pos Damkar.

"Selain itu, juga dibangun Pos Damkar di wilayah Pantura Kabupaten Tegal, tepatnya di Kecamatan Suradadi. Mestinya tahun ini bisa, namun anggaran sangat terbatas," papar Kusnadi. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved