Terlalu! Stres Punya 8 Anak, Pria Ini Aniaya Balita Gizi Buruk dan Kurung Anaknya di Kandang Kambing

Aparat Polsek Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap satu per satu aksi keji yang dilakukan Abraham Sabneno alias Bram

Terlalu! Stres Punya 8 Anak, Pria Ini Aniaya Balita Gizi Buruk dan Kurung Anaknya di Kandang Kambing
Dokumen Ilo
Bocah DDS saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum WZ Johannes Kupang. DDS didampingi ibunya Erni Lakusaba(Dokumen Ilo) 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - Aparat Polsek Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap satu per satu aksi keji yang dilakukan Abraham Sabneno alias Bram (45), terhadap anaknya yang lain.

Selain menganiaya putrinya DDS (2), yang menderita gizi buruk hingga patah tulang di bagian kaki dan tangan, Bram juga menyiksa anaknya yang lain.

Bram dan istrinya Erni Lakusaba memiliki 8 orang anak dan tinggal di Desa Oenesu, Kecamatan Kupang Barat.

Fakta dan Jawaban Foto Caleg Evi Apita Maya Lebih Cantik dari Faktanya Diperkarakan ke MK

Kasubag Humas Polres Kupang Iptu Simon Seran, kepada Kompas.com, Jumat (19/7/2019) pagi mengatakan, hal itu terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi termasuk Erni Lakusaba.

Berdasarkan pengakuan Erni Lakusaba, lanjut Simon, kejadian penganiayaan terhadap anak-anak mereka kerap terjadi, namun Erni tidak pernah melapor karena takut terhadap pelaku.

"Untuk penganiayaan dan penyiksaan dengan cara pelaku mengikat salah satu anaknya di pohon dan mengurung di kandang kambing, menurut pengakuan Erni Lakusaba, memang betul dan sudah sering terjadi,"ungkap Simon.

Erni lanjut Simon, enggan melapor ke polisi karena takut dibunuh oleh pelaku.

Pertemuan Jokowi-Prabowi Sama Sekali Tak Singgung Habib Rizieq Shihab

Bahkan kata Simon, setelah Erni melaporkan kejadian itu ke Polsek Kupang Barat, Minggu (15/7/2019) lalu, pada malam harinya, pelaku sempat menelepon Erni dan mengancam akan membunuh Erni dan semuanya anak-anaknya.

Karena takut, Erni bersama-anak-anaknya kemudian mengungsi ke rumah seorang keluarganya di wilayah Kota Kupang. Saat ini, Erni dan anak-anaknya berada di Rumah Sakit Umum WZ Johannes Kupang.

Sedangkan pelaku masih terus diburu polisi, karena melarikan diri.

Sebelumnya diberitakan, DDS dianiaya oleh sang ayah Abraham Sabneno. Pelaku memukul anaknya di bagian tangan kanan dan kaki kiri, hingga mengalami patah tulang.

Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson L Amalo mengatakan, pihaknya belum dapat mengungkap penyebab penganiayaan itu.

Pelaku yang berprofesi sebagai petani itu diketahui sering menganiaya anak-anaknya, termasuk korban.

Pelaku memiliki delapan orang anak. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Penganiaya Balita Gizi Buruk Ikat dan Kurung Anaknya di Kandang Kambing"

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved