Asa Tunirah Penjual Tempe Saat Lihat Tentara Bangun Jalan di Desa Jatimulya Tegal

Apresiasi terkait pembangunan jalan di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, juga datang dari salah satu warga setempat

Asa Tunirah Penjual Tempe Saat Lihat Tentara Bangun Jalan di Desa Jatimulya Tegal
IST
Serda Mursidi saat berada di warung tempe milik Tunirah 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Apresiasi terkait pembangunan jalan di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, juga datang dari salah satu warga setempat yang berprofesi sebagai pengrajin tempe, Tunirah (44), Sabtu (20/7/2019).

Menurut Tunirah, sejak lahir jalan di desanya yang sedang diperkeras dengan makadam sepanjang total 2,3 kilometer dan lebar 3 meter, belum tersentuh pembangunan, padahal perannya sangat vital sekali bagi peningkatan 3.534 Kepala Keluarga.

Ditanya Babinsa setempat dari Koramil 05 Suradadi Kodim 0712 Tegal, Serda Mursidi, Tunirah mengaku mendapatkan keuntungan harian sebesar 25 ribu rupiah.
Dirinya berharap, setelah jalan jadi akan membawa manfaat baginya, yaitu pesanan baru.

Pasalnya, jalan khususnya makadam yang sedang dibangun sepanjang 1,6 kilometer, akan terkoneksi ke desa tetangganya, khususnya pedukuhan di Desa Purwahamba yang bersebelahan langsung dengan Jatimulya.

Sementara dijelaskan Babinsa, makadam akan sangat penting dalam mendobrak hasil pertanian di Jatimulya khususnya bagi 1.790 orang petani, 470 orang petani penggarap, 260 orang buruh tani dan 441 buruh harian lepas.

Sedangkan pengaspalan jalan Lapen (Lapisan Penetrasi Makadam) yang telah dibangun sepanjang 790 meter lebar 3 meter di Dukuh Grogolan, serta yang sedang dikerjakan sepanjang 310 meter lebar 2,5 meter di Dukuh Sigerung, akan membawa dampak juga bagi selain pertanian, yaitu 625 orang wiraswasta dan pedagang, termasuk memotivasi para pelajar untuk lebih senang ke sekolah.

Jelas, hadirnya pembangunan melalui TMMD tersebut, akan membawa perubahan positif bagi seluruh aspek pekerjaan masyarakat termasuk home industri rumahan milik Tunirah.

"Itu semua terkait pembangunan akses pendekat antar dusun dan desa," ujar Serda Mursidi.(*)

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved