BKIPM Semarang Sumbang 93 Ton Ikan pada Ekspor Raya Komoditas Perikanan Juli 2019 Senilai 9,2 Miliar

Dalam rangka Ekspor Raya Komoditas Perikanan Indonesia, Jumat (19/7/2019) serentak dilaksanakan dari 5 Pelabuhan yaitu Belawan (Medan), Tanjung Emas (

BKIPM Semarang Sumbang 93 Ton Ikan pada Ekspor Raya Komoditas Perikanan Juli 2019 Senilai 9,2 Miliar
saiful masum
Lepas Ekspor Ikan; Kepala BKIPM Semarang, Raden Gatot Perdana (baju dinas pegang bendera) bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Fendiawan Triskiantoro (baju batik pegang bendera) melepas 7 kontainer pengangkut ikan ekspor ke berbagai negara dengan menggunakan bendera BKIPM, Jumat (19/7/2019) dalam kegiatan ekspor raya komoditi perikanan di depan Kantor Balai KIPM Semarang Jalan Suratmo Kalibanteng Selatan, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka Ekspor Raya Komoditas Perikanan Indonesia, Jumat (19/7/2019) serentak dilaksanakan dari 5 Pelabuhan yaitu Belawan (Medan), Tanjung Emas (Semarang), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya) dan Makassar menghasilkan 505.801,83 Ton ikan konsumsi dan 9.024.068 Ton ikan non-konsumsi dengan jumlah nilai komoditi sebesar Rp 36,05 Triliun.

Jumlah tersebut nampaknya mengalami kenaikan dari perioade yang sama Januari-Juni 2018 dengan rincian kenaikan sebesar 33,11 % pada jenis ikan konsumsi, 546 Kali dari jenis ikan non-konsumsi sehingga mengalami peningkatan sebesar 10,45 % dari total nilai komoditi.

Dari total 9,5 ribu ton ikan tersebut, hari ini juga dibawa ke 10 Negara tujuan ekspor terbesar, meliputi USA, China, Jepang, Malaysia, Thailand, Taiwan, Italy,
Vietnam, Singapore, dan Hongkong dengan menggunakan 389 kontainer dalam rangka pelaksanaan Bulan Bakti KIPM tahun 2019.

Sedangkan komoditas dominan ekapor meliputi Udang, Tuna, Cumi-Cumi, olahan rajungan, Kepiting, Gurita, Kakap dan juga Kerapu.

Adapun dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang, produk perikanan yang telah tersertifikasi melalui Balai KIPM Semarang dan siap ekspor sebanyak 7 kontainer, dengan volume 93 ton senilai Rp 9,2 miliar.

Jumlah tersebut diisi oleh beberapa jenis komoditas ekspor antara lain; ikan, udang, daging rajungan, teri, fillet ikan nila, dan juga kerupuk ikan hasil tangkapan dan budidaya.

Melalui beberapa perusahaan seperti PT Aquafarm Nusantara, Misaya Mitra, Pan Putra, Cassanatama Naturindo, Blue Star Anugerah, dan juga Urchindize, jumlah tersebut bakal diekspor ke-4 negara seperti Jepang, Belanda, Amerika Serikat, dan Singapura.

Kepala BKIPM Semarang, Raden Gatot Perdana mengatakan, komoditas ikan terbanyak pada ekspor kali ini lingkup BKIPM Semarang adalah Crab Meat dwngan total 37 ton yang dikirim ke USA dan Singapore.

Adapun jenis udang menempati kedua dengan total 16 ton yang dikirim ke Jepang.

Meski tren 2019 mengalami kenaikan, Gatot menyebutkan jumlah ekspor yang bisa diusahakan oleh BKIPM Semarang masih jauh dibandingkan dengan jumlah ekspor yang diusung oleh 4 pelabuhan lain.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved