Riko Sakamoto Tak Berkeberatan Diajak Berswafoto Pengunjung, Japanese Festival UKSW 2019

Dibantu mahasiswa UKSW, para volunteer asal KGU membuat properti serta miniatur kuil Jepang sebagai hiasan untuk dipamerkan kepada pengunjung.

Riko Sakamoto Tak Berkeberatan Diajak Berswafoto Pengunjung, Japanese Festival UKSW 2019
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Sejumlah pengunjung saat mengunjungi stand kaligrafi membuat tulisan dengan huruf kanji Jepang di Rumah Noto UKSW, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Mengenakan Yukata, pakaian tradisional khas negeri sakura Jepang Riko Sakamoto, mahasiswi asal Kwansei Gakuin University (KGU) Jepang tampak sumringah menyambut para pengunjung Japanese Festival 2019, Minggu (21/7/2019).

Ia adalah satu di antara peserta volunter program hasil kerja sama KGU dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

Dia juga terlihat tidak keberatan ketika sejumlah pengunjung mengajaknya berswafoto.

Dibantu mahasiswa UKSW, para volunteer asal KGU membuat properti serta miniatur kuil Jepang sebagai hiasan untuk dipamerkan kepada pengunjung.

Direktur Biro Kerja sama dan Hubungan Internasional (BKHI) UKSW Frances Sinanu mengatakan dalam gelaran japanese festival 2019 pengunjung dapat menikmati berbagai kebudayaan khas Jepang yang secara khusus disiapkan oleh dua mahasiswi asal KGU.

"Kegiatan yang rutin digelar ini memang baru kali pertama dibuka untuk umum. Sebelumnya hanya diselenggarakan di sekolah-sekolah tempat mahasiswa KGU menjadi volunteer," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Rumah Noto UKSW, Minggu (21/7/2019)

Ia menerangkan, begitu memasuki lokasi acara pengunjung akan diajak menyaksikan shiki atau suasana empat musim di Jepang yakni panas, semi, gugur, dan dingin melalui berbagai ornamen yang dipasang di dinding dan langit-langit.

Di salah satu sudut ruangan, pengunjung juga dapat menuliskan harapannya di sebuah kertas warna untuk digantung pada pohon bambu yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Jepang pada festival Tanabata.

"Sementara pada sudut ruangan lainnya, pengunjung dapat menikmati berbagai permainan tradisional Jepang seperti lempar ring, buncy ball scooping, dan shotgun," katanya.

Frances menerangkan, dua mahasiswi asal Jepang yakni Kamiguchi dan Riko Sakamoto merupakan peserta program volunteer KGU di UKSW periode April-September 2019 yang mempersiapkan acara pameran khusus sekitar sebulan lalu.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved