Pemerintah Kembali Wacanakan Rektor Asing di Perguruan Tinggi, Menristekdikti: Kejar Ketertinggalan

Nasir mencatat, dari total 4.700 perguruan tinggi di Indonesia, hanya tiga perguruan tinggi yang memiliki daya saing dunia.

Pemerintah Kembali Wacanakan Rektor Asing di Perguruan Tinggi, Menristekdikti: Kejar Ketertinggalan
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Menristekdikti Mohamad Nasir (baju putih) menyampaikan informasi di Unisbank, Semarang, Senin (22/7/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pendidikan di Indonesia perlu didorong untuk terus mengejar ketertinggalan dari negara lain.

Salah satunya, dengan mewacanakan lagi penggunaan rektor asing di perguruan tinggi di Indonesia.

Menristekdikti RI Mohamad Nasir mengungkapkan, saat ini nyaris semua perguruan tinggi di Indonesia tak memiliki daya saing di dunia.

Nasir mencatat, dari total 4.700 perguruan tinggi di Indonesia, hanya tiga perguruan tinggi yang memiliki daya saing dunia.

"Itu ngeri sekali. Bahkan saat saya pertama kali menjabat, cuma dua perguruan tinggi yang punya daya saing, yakni di ranking 400 dunia," paparnya saat ditemui di Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, Senin (22/7/2019) siang.

Menurut Nasir, salah satu jebloknya peringkat perguruan tinggi Indonesia di dunia adalah karena tidak adanya rektor dari luar negeri, dan juga masih terlalu sedikitnya dosen-dosen luar negeri yang masuk mengajar di Indonesia.

Padahal idealnya, untuk mampu mengejar negara-negara berpendidikan maju, kuota dosen asing mencapai 40 persen di setiap kampus.

Ia mencontohkan, beberapa negara memiliki kualitas pendidikan mumpuni, karena menggunakan rektor dan tenaga pengajar dari luar negeri.

Misalnya Singapura, Taiwan, Tiongkok, hingga Arab Saudi.

"Khusus Arab, sebelumnya perguruan tingginya masuk 800 dunia saja. Tapi setelah mulai menggunakan rektor dan dosen Amerika. Saat ini universitas terbaiknya berada di ranking 189 dunia," kata Nasir.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved