Pemkot Salatiga Bakal Bubarkan Koperasi yang Sudah Tidak Aktif Selama Dua Tahun

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berencana menertibkan operasional semua lembaga koperasi tidak sehat tetapi masih beroperasional

Pemkot Salatiga Bakal Bubarkan Koperasi yang Sudah Tidak Aktif Selama Dua Tahun
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Salatiga Wuri Pujiastuti saat dijumpai dikantornya Senin (22/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berencana menertibkan operasional semua lembaga koperasi tidak sehat tetapi masih beroperasional dan terdaftar pada Dinas Koperasi dan UMKM.

Walikota Salatiga Yuliyanto mengatakan pembinaan dan pemberdayaan koperasi sejauh ini dibawah kendali Dinas Koperasi dan UMKM bekerjasama dengan Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) Salatiga.

Hanya saja, dia tidak menampik adanya koperasi yang telah berdiri namun tingkat keaktifannya sangat rendah bahkan merugikan anggota.

“Itu semua agar fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi dapat berjalan maksimal. Sehingga, apabila sampai ada koperasi yang nakal tidak mematuhi peraturan akan diambil tindakan tegas hingga pencabutan ijin operasi. Maksimal batas waktu yang diberikan dua tahun,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (22/7/2019)

Menurut Walikota koperasi yang sudah tidak beroperasional akan dibekukan perizinannya. Saat ini, lanjutnya Dinas Koperasi dan UMKM sedang melakukan pendataan semua koperasi beberapa nanti bakal dilakukan penyehatan ulang.

"Sedangkan koperasi yang sudah tidak beroperasional akan dibekukan perizinnya. Ini untuk mengantisipasi hal-hal negatif yang imbasnya merugikan masyarakat," katanya

Ia menambahkan, setelah pemeriksaan selesai, kondisi semua lembaga koperasi akan diumumkan kepada masyarakat.

Dengan demikian, mereka dapat mengetahui kondisi riil lembaga koperasi di Salatiga antara yang sehat hingga dibekukan.

Yuliyanto menyampaikan, itu semua supaya warga tidak tertipu oleh oknum dengan modus memanfaatkan lembaga koperasi.

Dia berharap, langkah ini bisa menyehatkan koperasi dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga, koperasi yang sehat akan dapat memberi manfaat kepada masyarakat dan berkembang dengan baik.

Halaman
1234
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved