Pipa Baru Ditambah 12,6 Kilometer Tahun Ini, PDAM Kabupaten Tegal Bisa Tambah 8 Ribu Pelanggan Baru

Perluasan akses oleh PDAM berupa penambahan pipa baru sepanjang 12,6 kilometer ini akan tersebar di Kabupaten Tegal.

Pipa Baru Ditambah 12,6 Kilometer Tahun Ini, PDAM Kabupaten Tegal Bisa Tambah 8 Ribu Pelanggan Baru
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Petugas PDAM memasang pipa baru di wilayah Pantura, Kabupaten Tegal, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perluasan jangkauan akses oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tegal, kini memasuki tahap kedua.

Perluasan akses berupa penambahan pipa baru sepanjang 12,6 kilometer ini akan tersebar di Kabupaten Tegal, termasuk wilayah Pantura yang kerap mengalami kekeringan.

Perluasan akses tahap kedua ini didanai APBN Pemerintah Pusat dan ditarget rampung November 2019.

Kabag Keuangan PDAM Kabupaten Tegal, Edi Sofyan menuturkan, dari perluasan akses tahap dua ini diharapkan dapat menampung 8 ribu pelanggan baru di 2020 mendatang.

“Tahap dua ini dilakukan untuk pemerataan aliran air. Jadi, yang selama ini kekurangan akses air bisa terbantu dengan penambahan pipa baru,” kata Edi kepada Tribunjateng.com, Senin (22/7/2019).

Dia menjelaskan, selama 2019 ini, PDAM ditarget harus dapat membangun instalasi pipa baru untuk menyalurkan air bersih sepanjang 26 kilometer.

Kemudian, kata Edi, 14 kilometer di antaranya telah rampung dikerjakan dalam perluasan akses tahap pertama.

Alhasil, penambahan instalasi pipa air tinggal menyisakan 12,6 kilometer yang ditarget selesai pada November 2019.

“Tahap pertama dan kedua ini menggunakan APBN Pusat dengan total Rp 28 miliar. Selain pengadaan pipa, juga dilakukan pengukuran ulang,” tambahnya.

Sementara, Kabid Teknis PDAM Kabupaten Tegal, Nandang Indradani menambahkan, jumlah pelanggan di Kabupaten Tegal saat ini mencapai 43 ribu orang.

Dengan adanya perluasan akses ini, kata Nandang, diharapkan dapat bertambah menjadi 51 ribu pelanggan baru.

“Tahun depan segitu target penambahan pelanggannya. Untuk perluasan ini, kita tetap memakai sumber air dari Dukuh Suren dan Tenjo, Kecamatan Bumijawa,” ujar Nandang. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved