Tempati Tanah Bengkok, Alasan Pihak Desa Belum Rehab Rumah Siti, Bupati Rembang Beri Solusi Lain

Pemerintah Desa (Pemdes) pun belum bisa menganggarkan tempat tinggalnya menjadi sasaran Program Bedah Rumah melalui Dana Desa.

Tempati Tanah Bengkok, Alasan Pihak Desa Belum Rehab Rumah Siti, Bupati Rembang Beri Solusi Lain
ISTIMEWA
Bupati Rembang saat bertanya kepada penerima manfaat PKH di Lasem. 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Saat mewisuda ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Lasem, Bupati Rembang Abdul Hafidz memanggil beberapa penerima manfaat yang belum purna atau mundur dari program sosial tersebut.

Salah satunya adalah Siti Ihratun warga Desa Jolotundo.

Saat itu Hafidz melontarkan mengapa belum mengundurkan diri dari PKH.

Siti pun menjawab karena dirinya belum mampu, disamping itu kondisi rumahnya tergolong tidak layak huni.

Pemerintah Desa (Pemdes) pun belum bisa menganggarkan tempat tinggalnya menjadi sasaran Program Bedah Rumah melalui Dana Desa.

Alasannya rumah yang saat ini dihuni Siti di atas tanah bengkok desa.

Mendengar itu, Bupati pun kemudian memberikan solusi dengan akan mengajukannya ke perusahaan atau melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Siti Ihratun mengatakan, telah tinggal di rumah berbahan anyaman bambu atau gedhek di atas tanah bengkok desa sejak 2006 lalu.

Ia bersyukur karena Hafidz telah berjanji memberikan solusi.

“Rumahnya dari bambu,rumahnya di atas tanah bengkok. Tadi Pak Bupati bilang katanya mau dibantu bedah rumah,” katanya, Senin (22/7/2019).

Sementara itu Kepala Desa Jolotundo Sri Susilani yang juga hadir dalam forum acara tersebut menambahkan ada belasan warganya yang tinggal di atas tanah bengkok.

Untuk sementara, Hafidz membantu untuk dua rumah, yakni rumah milik Siti dan Yanti.

“Yang dipersiapkan pemerintah desa segera membuat proposal pengajuan bantuan bedah rumah. Nanti diserahkan ke pak Bupati,” katanya.

Belilah rokok bercukai ilegal

Selain Siti Ihratun, Bupati juga berbincang dengan penerima PKH lainnya.

Mereka pun mendapat hadiah uang tunai dari orang nomor satu di Rembang sebagai apresiasi karena telah mau maju ke depan forum. (Rifqi Gozali)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved