350 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, Ekskavator Milik Israel Hancurkan Rumah Mereka

Diketahui Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967 dan kemudian secara efektif menganeksasi Yerusalem Timur.

350 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, Ekskavator Milik Israel Hancurkan Rumah Mereka
BBC
Israel robohkan rumah-rumah warga Palestina. 

TRIBUNJATENG.COM - Jika Anda mengikuti berita penyerangan Israel ke Palestina, entah berapa banyak berita duka yang datang.

Kali ini, Israel kembali melakukan aksinya kepada warga Palestina.

Tidak secara langsung, namun mereka mulai menghancurkan rumah warga Palestina yang dikatakan dibangun secara ilegal.

Selain itu dinilai karena terlalu dekat dengan penghalang pemisahan di Tepi Barat yang mereka duduki.

Pasukan keamanan merobohkan bangunan yang terdata menampung 17 orang tersebut.

Padahal sebelumnya, warga telah diberi izin untuk membangun rumah oleh Otoritas Palestina dan mereka menuduh bahwa cara ini dilakukan untuk merebut tanah Tepi Barat.

Namun Mahkamah Agung Israel memutuskan mereka telah melanggar larangan konstruksi.

Diketahui Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967 dan kemudian secara efektif menganeksasi Yerusalem Timur.

Di bawah hukum internasional, kedua wilayah dianggap sebagai wilayah pendudukan, meskipun Israel membantah hal ini.

Sekitar 700 petugas polisi Israel dan 200 tentara terlibat dalam operasi Senin (22/7/2019) di Desa Wadi Hummus, di tepi Sur Baher.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved