Dua Lintasan Rel Kereta di Kabupaten Tegal Gagal Dibangun Palang Tahun Ini

Dua lokasi lintasan rel kereta yang hendak dibangun palang dan gardu tahun 2019 ini gagal dibangun

Dua Lintasan Rel Kereta di Kabupaten Tegal Gagal Dibangun Palang Tahun Ini
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Kondisi lintasan rel berpalang di Desa Dukuhwringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Kamis (18/7/2019) ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dua lokasi lintasan rel kereta yang hendak dibangun palang dan gardu tahun 2019 ini gagal dibangun.

Sebab, rencana pembangunan tersebut tidak nampak dalam APBD tahun 2018 ini.

Hal itu diungkapkan Kabid Perkeretaapian Dan Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal, Tuti Heri Purwati saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (23/7/2019) ini.

Dua lokasi yang rencananya akan dibangun palang tersebut berada di Jembayat, Kecamatan Margasari dan Cibunar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

"Kita sudah mengajukan, tapi belum kelihatan di APBD sampai saat ini. Di APBD Perubahan pun juga tidak ada tanda-tanda," kata Tuti kepada Tribunjateng.com.

Sedianya, kata Tuti, tahun 2019 ini Dishub merencanakan pengadaan palang untuk tiga lokasi lintasan rel.

Namun, Tuti mengaku, rencana pengadaan palang pada lintasan rel hanya disetujui di daerah Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

"Ya, kemungkinan tahun ini hanya membangun palang di Pepedan saja," sambungnya.

Sejauh ini, total perlintasan rel kereta di Kabupaten Tegal ada sebanyak 70.

Namun, 52 perlintasan rel kereta di antaranya diketahui belum berpalang.

Hingga saat ini, Dishub Kabupaten Tegal mencatat ada sebanyak 18 lintasan rel yang telah dipasang palang untuk menghalau pengendara saat kereta melintas. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved