Kasus Suap Bupati Nonaktif Jepara, Sekretaris PN Semarang Ceritakan Perbuatan Hakim Lasito

Sekretaris Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang Dedi Sulaksono menjadi saksi dalam sidang kasus suap Hakim Nonaktif PN Kota Semarang Lasito

Kasus Suap Bupati Nonaktif Jepara, Sekretaris PN Semarang Ceritakan Perbuatan Hakim Lasito
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Empat orang saksi dihadirkan pada sidang kasus suapĀ Bupati Non Aktif Jepara Ahmad Marzuki, dan Hakim Non Aktif PN Semarang Lasito di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (23/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekretaris Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang Dedi Sulaksono menjadi saksi dalam sidang kasus suap Bupati Nonaktif Jepara Ahmad Marzuki dan Hakim Nonaktif PN Kota Semarang Lasito, Selasa (23/7/2019).

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Dedi menceritakan tentang pembangunan dan pemeliharaan gedung PN Kota Semarang dalam rangka untuk meraih sertifikat A excelent pada tahun 2018.

Dedi menyebut pembangunan dua gapura, pemasangan banner, pemasangan rambu, renovasi kusen pada ruang sidang, dan pengadaan sejumlah pendingin ruangan, hingga perbaikan kamar mandi Pengadilan Negeri Semarang tidak dibiayai oleh Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

"Saya selaku Sekertaris melakukan (mencatat, Red) pembiayaan pemeliharaan gedung yang ada di dalam DIPA. Itu rutin setiap tahun dan ada anggaran pemeliharaan. Jadi tidak mengada-ngada," paparnya.

Selama 7 Bulan, Kejaksaan Negeri Karanganyar Sebut Selamatkan Uang Negara Rp 2,3 Miliar

Dirinya membenarkan selain pemeliharan gedung juga terdapat berbagai pembangunan. Hal tersebut diluar anggaran yang berada di DIPA.

"Di luar perawatan gedung ada pembangunan. Setahu saya  pembangunan gapura, pemasangan banner, pemasangan rambu, dan pemasangan stiker," tutur dia.

Prihal akreditasi PN, menurut dia, harus dibentuk tim. Lasito satu di antara hakim yang ditunjuk sebagai anggota di seksi umum.

"Ketua PN (Pengadilan Negeri Kota Semarang) Purwono Edi Santosa sebagai ketua tim," tuturnya.

Dedi mengatakan dalam percepatan akreditasi Lasito ditunjuk sebagai koordinator.

Hal ini bermula ketika PN Semarang hanya memperoleh akreditasi B saat penilaian pada bulan Mei tahun 2017 dan menginginkan untuk memperoleh akreditasi A.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved