Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen, Pemkab Banjarnegara Bangun Posko Tanggulangi Kekeringan

Dampak kekeringan di Kabupaten Banjarnegara bukan hanya dirasakan rumah tangga karena ketiadaan air bersih.

Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen, Pemkab Banjarnegara Bangun Posko Tanggulangi Kekeringan
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
posko penanggulangan kekeringan di desa Derik Kecamatan Susukan Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Dampak kekeringan di Kabupaten Banjarnegara bukan hanya dirasakan rumah tangga karena ketiadaan air bersih.

Para petani, khusus yang lahannya menggunakan irigasi non teknis atau tadah hujan pun menjerit.

Lahan yang telah ditanami padi, kering kerontang karena kekurangan air.

Jika tak segera diselamatkan, ratusan hektar tanaman padi di beberapa kecamatan di Banjarnegara terancam gagal panen alias puso.

Karenanya pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka gagal panen karena kemarau.

Untuk menanggulanginya, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara membangun posko penanggulangan bencana kekeringan.

Posko itu didirikan di daerah terdampak, yakni areal lahan persawahan yang kering kerontang, tepatnya di Desa Derik Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara.

Dari posko itu, hamparan padi tampak dan menguning.

Lahan padi yang mestinya basah justru pecah-pecah karena kekeringan.

Posko itu bukan hanya tempat untuk memantau perkembangan kondisi bencana, namun juga penanganan kedaruratan.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved