TMMD Demak

Saat Brigjen TNI Herawan Pimpin Bermain Ular Naga Bersama Siswa SDN 1 Kalikondang

Herawan merupakan tim pengawas dan evaluasi pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Saat Brigjen TNI Herawan Pimpin Bermain Ular Naga Bersama Siswa SDN 1 Kalikondang
Tribun Jateng/Moch Saifudin
Brigjen TNI Herawan pimpin permainan ular naga bersama siswa SDN 1 Kalikondang, Selasa (23/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sekitar 200 siswa SDN 1 Kalikondang mengikuti permainan ular naga yang dipimpin Brigjen TNI Herawan, Selasa (23/7/2019).

Herawan merupakan tim pengawas dan evaluasi pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

TMMD Reguler 105 Kodim 0716/Demak kali ini dilaksanakan di Desa Kalikondang.

"Memperingati Hari Anak ini, kami menyempatkan bermain bersama anak."

"Kita sebagai orang tua harus mengerti dan memperhatikan anak sebagai penerus bangsa," terangnya, Selasa (23/7/2019).

Jenderal bintang satu tersebut menjadi pemimpin permainan ular naga.

Dalam kesempatan tersebut, Herawan juga berpesan kepada guru agar lebih memperhatikan perkembangan anak.

Terlebih, ia menyebut anak usia SD masih memiliki porsi fase bermain.

Oleh karenanya ia menyontohkan permainan ular naga sebagai salah satu permainan yang menunjang perkembangan anak.

"Dalam permainan tersebut banyak mengandung makna."

"Terutama keceriaan, kekompakan, kemandirian, gotong-royong, dan lainnya."

"Terlebih bagus untuk kehidupan sosial anak untuk sekarang," terangnya.

Ia berharap tidak hanya permainan tradisional ular naga saja, melainkan permainan lain yang menunjang kehidupan sosial anak.

Mengingat, lanjutnya, dalam pengawasan orang tua, jangan sampai pengaruh gadget mendominasi perhatian anak.

"Gadget memiliki fungsi yang positif, namun unsur negatifnya juga banyak," jelasnya.

Di sisi lain, tim wasec juga meninjau perkembangan program pelaksanaan TMMD.

Pembangunan ditinjau satu persatu, mulai dari talud, pengecoran jalan, pembangunan rumah tak layak huni dan lainnya.

Tim juga menyempatkan diri bertamu di rumah tokoh masyarakat, seperti halnya di Pondok Pesantren Sabilul Huda Kalikodang.

Terkait program TMMD, menurutnya sudah berjalan baik.

Ia menyebut pembangunan tidak hanya pada fisik, melainkan rasa gotong-royong, kerukunan bersama masyarakat.

"Harapannya kekompakan dan kerukunan tersebut menyebar ke berbagai titik."

"Terlebih tidak hanya terjadi saat program TMMD saja tetapi untuk seterusnya," jelasnya. (Moch Saifudin)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved