Selama 7 Bulan, Kejaksaan Negeri Karanganyar Sebut Selamatkan Uang Negara Rp 2,3 Miliar

Kejaksaan Negeri Karanganyar mulai dari awal tahun hingga Juli 2019, dapat mengembalikan uang negara sekitar Rp 2,3 miliar.

Selama 7 Bulan, Kejaksaan Negeri Karanganyar Sebut Selamatkan Uang Negara Rp 2,3 Miliar
ISTIMEWA
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kejaksaan Negeri Karanganyar mulai dari awal tahun hingga Juli 2019, dapat mengembalikan uang negara sekitar Rp 2,3 miliar dari pengungkapan tiga kasus pidana khusus.

Itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo seusai acara Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59 di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (23/7/2019).

Suhartoyo mengatakan, dalam melakukan proses penanganan kasus pidana khusus itu tidak semata-mata melakukan tindakan represif.

"Diawali dengan rambu-rambu pencegahan, jadi ada preventifnya. Kita bekerja sama dengan inspektorat, apabila ada yang tersangkut kasus berkaitan dengan Pemkab, sama-sama bahu membahu bekerja sama menelusuri itu. Jika itu administrasi, kita diserahkan kepada mereka (inspektorat). Jika itu tindak pidana kita proses," katanya kepada para wartawan, Selasa (23/7/2019).

Gubernur Ganjar Ubah Aturan Pakaian Adat Seragam Para Pegawai Pemprov Jateng

Ia merinci, total uang negara yang dapat dikembalikan itu berasal dari kasus pengelolaan dana di desa dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap(PTSL) di Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso sekitar Rp 900 juta sekian.

"Pengelolaan dana di desa sekitar Rp Rp 480 juta dan PTSL sekitar Rp 450 juta," terangnya.

Selain itu juga berasal dari tanah kas desa seluas 2.000 meter persegi yang disita di Desa Girilayu Kecamatan Matesih. Kemudian pengembangan kasus Edupark jilid II sejumlah Rp 500 juta sekian.

Kajari menyampaikan, perkara Girimulyo saat ini dalam proses penyidikan. Sedangkan kasus Edupark jilid II dalam proses banding dan kasus Girilayu sudah proses tuntutan. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved