Dinobatkan Sebagai Kabupaten Kreatif, Rembang Fokus Kembangkan Potensi Generasi Muda

Baru-baru ini Kabupaten Rembang dinobatkan sebagai Kabupaten Kreatif dengan sub sektor kriya

Dinobatkan Sebagai Kabupaten Kreatif, Rembang Fokus Kembangkan Potensi Generasi Muda
Humas Semen Gresik
Peserta kreatifest 2019 Kabupaten Rembang yang didominasi anak muda. 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG – Baru-baru ini Kabupaten Rembang dinobatkan sebagai Kabupaten Kreatif dengan sub sektor kriya.

Hal itu berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Selain sebagai kabupaten kreatif, Rembang juga disebut sebagai Kabupaten Konservasi Budaya.

Pencapaian itu, menurut Sekda Kabupaten Rembang, Subakti, merupakan hasil  jerih payah seluruh elemen, khususnya kaum muda dan pelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya, penobatan Rembang sebagai Kabupaten Kreatif tidak lepas dari Batik Tulis Lasem yang sudah cukup dikenal di kalangan luas.

Namun, katanya, pihaknya berharap ekonomi kreatif yang ada di Rembang tidak hanya batik saja yang dikenal.

“Memang kami berharap tidak hanya batik (Lasem) yang booming-lah, tapi yang lain yang ada di Rembang bisa terangkat. Sektor UKM lainnya, kerajinan handicraft, contoh rajut merajut, ada lagi kreasi sepeda mini dari Pohlandak, Pancur kemudian masalah kegiatan sablon menyablon,” kata Subakti, Rabu (24/7/2019).

Di sisi lain, terdapat UKM lainnya yang dinilai juga harus terangkat selain yang tersebut di atas.

Misalnya kerajinan tangan berbahan baku kulit ikan pari yang terletak di Desa Turus Gede, Kecamatan Rembang.

“Di situ kulit ikan pari bisa diolah menjadi tas, dompet, dan lain-lain. tapi harganya cukup mahal karena terkait bahan baku,” katanya.

Penobatan sebagai Kabupaten Kreatif ini, lanjutnya, akhirnya membuat pihaknya menggelar Kreatifest yang sekaligus untuk memeringati ulang tahun ke-278 Kabupaten Rembang beberapa waktu lalu.

Belilah rokok bercukai ilegal

Kegiatan yang dihelat selama dua hari Jumat-Sabtu (19-20/7/2019) di Jalan Kartini itu menyita animo ribuan masyarakat Rembang, khususnya kawula muda.

Memang, sasarannya adalah generasi muda.

Menurut Subakti, di tangan anak muda kreatifitas akan terus tumbuh.

“Sasaran kita kemarin banyak anak muda yang kita kembangkan. Saya yakin ide-ide dari anak muda inilah yang akan mewarnai kota kreatif ini. Intinya menghargai kreatifitas anak muda supaya bisa menjadi tonggak ekonomi masyarakat Rembang,” jelasnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved