Mahasiswa Queensland Australia Datangi PPKIPKT Batang, Jack: Bahan Acuan Pembelajaran Tanaman Kakao
Sebanyak 23 mahasiswa Universitas Queensland Australia belajar tanaman kakao di PPKIPKT Kabupaten Batang, Rabu (24/7/2019).
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Sebanyak 23 mahasiswa Universitas Queensland Australia belajar tanaman kakao di Pusat Pengembangan Kompetensi Industri Pengolahan Kakao Terpadu (PPKIPKT) Kabupaten Batang, Rabu (24/7/2019).
Para mahasiswa bersama dua dosennya tersebut sengaja datang ke perkebunan sekaligus pabrik pengolah kakao yang ada di Desa Wonokerrso, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, untuk melakukan penelitian tentang tumbuhan kakao.
Karena kebanyakan dari negara tempat mereka tinggal tanaman kakao hampir tidak bisa dijumpai.
Satu di antara mahasiswa, Jack mengatakan, studi ini akan menjadi bahan acuan untuk pembelajaran di kampusnya.
"Pembelajaran ini akan menjadi bahan acuan kami di kampus, baik mulai pembibitan pohon, perawatan, buah, hama, hingga proses biji kakao menjadi serbuk coklat," ujar mahasiswa jurusan agrobisnis itu.
Sementara, General Manager (GM) PPKIPKT, Nur Muhib mengatakan, kedatangan para pelajar asing ini dapat menguntungkan bagi indonesia.
"Mereka dapat menjadi dan membawa investor di masa depan," ujarnya.
Selain itu, dikatakannya, UGM Teaching Industry sengaja didirikan sebagai tempat belajar baik umum atau para industri kecil menengan dan para petani.
Selama ini sejumlah pelajar luar negeri sudah beberapa kali belajar di PPKIPKT seperti dari Jepang, Singapura, Australia.
"Selain untuk mengolah biji kakao, sekarang sudah mulai membuat berbagai olahan biji kakao menjadi produk coklat," pungkasnya. (Dina Indriani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswa-asing-belajar-kakao-batang.jpg)