Meski Masih di Tingkat Pratama, Bupati Sragen Optimis Raih Madya Kabupaten Layak Anak Tahun Depan

Kabupaten Sragen kembali gagal meraih penghargaan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat madya.

Meski Masih di Tingkat Pratama, Bupati Sragen Optimis Raih Madya Kabupaten Layak Anak Tahun Depan
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Kabupaten Sragen kembali gagal meraih penghargaan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat madya.

Hal ini disampaikan dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019, yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan Selasa tanggal 23 Juli 2019.

Ketika dikonfirmasi Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengakui KLA Sragen masih ditingkat Pratama, atau belum beranjak.

Yuni juga menyampaikan sedikit kecewa dengan perolehan predikat tersebut.

"Padahal sebelumnya sudah optimis KLA yang diraih tingkat Madya, karena berdasarkan syarat ketentuan Sragen sudah layak KLA Madya," ujar Yuni, Kamis (24/7/2019).

Gubernur Ganjar akan Berikan Bonus ke Atlet Jateng Peraih Medali di Asean School Games 2019

Bupati juga menyampaikan ketika paparan diskusi dan survey disebutkan Sragen sudah memenuhi kualifikasi karena nilai asesmen sudah 700.

"Namun saat kembali diskusi daya dukung Sragen berkurang sehingga nilainya turun menjadi 620 poin, tetapi masih masuk kategori madya," lanjut Yuni.

Yuni juga menerangkan tidak hanya Sragen yang mengalami stagnan di predikat KLA, namun beberapa daerah di Jawa Tengah mengalami nasib yang sama dalam penilaian KLA 2019 ini.

"Kita masih ingin bertanya kenapa Kabupaten Sragen masih pratama? karena Sragen sudah masuk kategori Pratama," tambahnya.

Gubernur Ganjar Ubah Aturan Pakaian Adat Seragam Para Pegawai Pemprov Jateng

Bupati menegaskan, meskipun KLA masih ditingkat madya, Pemkab Sragen bersama daerah lain di Jateng tetap berkomitmen menjadi daerah yang layak anak.

Dirinya juga menyampaikan setiap Desa di Kabupaten Sragen sudah dan memulai mempersiapkan diri untuk mendukung Kabupaten Sragen menjadi KLA.

Yuni juga menyebutkan, 2030 mendatang ditargetkan semua daerah harus KLA, sehingga harus dimulai dari sekarang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Joko Sugeng Pudjianto mengatakan predikat KLA ada lima kategori penghargaan meliputi Pratama, Madya, Nindya, Utama. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved