Berlaku Mulai Agustus, Nelayan Pekalongan Wajib Miliki Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Lindungi para nelayan, BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan gandeng Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP).

Berlaku Mulai Agustus, Nelayan Pekalongan Wajib Miliki Kartu BPJS Ketenagakerjaan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Muslih Hikmat, Kepala Kantor BPJS Cabang Pekalongan (kanan) saat ditemui Tribunjateng.com, di Pekalongan Utara, Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Lindungi para nelayan, BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan gandeng Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP).

Kerja sama yang dilakukan berupa penerapan kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat saat kapal bersandar.

Kebijakan tersebut akan diterapkan awal Agustus 2019 dan diwajibkan untuk para nelayan.

Menurut Muslih Hikmat, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, risiko nelayan saat melaut sangat besar untuk itu kebijakan tersebut diberlakukan.

“Bukan kami memaksa, namun untuk menyadarkan nelayan pentingnya jaminan keselamatan saat bekerja. Dengan menjadi peserta BPJS tidak akan merugikan nelayan, justru melindungi dari hal yang tidak diinginkan,” paparnya, Kamis (25/7/2019).

Dilanjutkannya, jaminan sosial untuk peserta BPJS yang meninggal dunia, juga akan ditingkatkan bersamaan penerapan kerja sama tersebut.

“Per 1 Agustus 2019 kebijakan kartu BPJS di pelabuhan tersebut akan diterapkan. Selain itu, yang semula klaim kematian peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya Rp 24 juta. Bulan depan akan naik menjadi Rp 42 juta,” imbuhnya.

Ia berharap, baik nelayan maupun pemilik kapal bisa membantu menyukseskan program jaminan kesehatan pemerintah.

“Mengingat pentingnya jaminan sosial, semoga saja para pekerja formal maupun in formal sadar akan pentingnya jaminan sosial saat bekerja,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved