Direktur LBH Jakarta Debat Panas dengan Hermawan Sulistyo soal Kasus Novel hingga Penonton Riuh

Direktur LBH Jakarta Arif Maulana debat dengan anggoat pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan, Hermawan Sulistyo.

Direktur LBH Jakarta Debat Panas dengan Hermawan Sulistyo soal Kasus Novel hingga Penonton Riuh
YOUTUBE
Direktur LBH Jakarta Debat Panas dengan Hermawan Sulistyo soal Kasus Novel Baswedan 

TRIBUNJATENG.COM- Direktur LBH Jakarta Arif Maulana debat dengan anggoat pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan, Hermawan Sulistyo.

Hal tersebut diungkap Arif Maulana dalam acara Mata Najwa yang diunggah di Youtube Najwa Shihab dengan judul Sebelah Mata Novel Baswedan: Bukti dan Fakta Kasus Novel (Part 4).

Arif Maulana mengatakan bahwa hasil Komnas HAM soal kasus Novel Baswedan adanya abuse of process.

"Supaya tidak ahistoris penting untuk melihat pemantauan komnnas HAM selama setahun, bahwa ada abuse of process yang dilakukan kepolisian dalam menyidik dalam kasus mas Novel, harusnya adalah pelanggaran hak atas keadilan yang seharusnya diperoleh Mas Novel," ujarnya.

"Apakah ini maksudnya tuduhan polisi melakukan abuse of process?" tanya Najwa Shihab selaku pembawa acara Mata Najwa.

Arif Maulana lantas mengatakan bahwa kepolisian tidak memeriksa orang-orang yang berwajah seperti yang digambarkan dalam sketsa.

"Ini bukan tuduhan, ini hasil pemantauan komnas HAM, contohnya kepolisian tidak memeriksa terduga pelaku yang digambarkan sketsa wajahnya secara mendalam," ujarnya.

Arif Maulana lantas menyebut keanehan dalam proses penyelidikan kasus Novel Baswedan.

"Yang anehnya begini, ketika memeriksa terduga tersangka, apakah kita hanya mendengar alibinya, bukankah kita bisa memeriksa saksi-saksi yang mengetahui prosesnya," ujarnya.

"73 saksi dikasus novel baswedan ini, termasuk saksi yang melihatnya, bahwa ada orang asing yang mengintai lalu membuntuti Novel dan melakukan penyiraman, itu kan petunjuk yng bisa diperiksa, bukan alibinya didengar," imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved