DPMPTSP Kota Pekalongan Terkendala Kebijakan STR, Optimalisasi Perizinan Kesehatan Secara Online

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekalongan mulai lakukan penataan perizinan bidang kesehatan.

DPMPTSP Kota Pekalongan Terkendala Kebijakan STR, Optimalisasi Perizinan Kesehatan Secara Online
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sosialisasi perizinan bidang kesehatan yang digelar Pemkot Pekalongan, di Hotel Pesona Pekalongan, Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekalongan mulai lakukan penataan perizinan bidang kesehatan.

Pasalnya mulai Januari 2019, semua perizinan sudah diserahkan ke DPMPTSP Kota Pekalongan.

Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Supriono menjelaskan, hingga kini baru 186 izin pelayanan kesehatan yang dikeluarkan.

“Ada 43 jenis perizinan di bidang kesehatan. Semester awal 2019 kami baru mengeluarkan 186 izin pelayanan kesehatan,” paparnya, Kamis (25/7/2019).

Dilanjutkannya, kemungkinan masih ada ribuan layanan kesehatan yang belum mendapat izin melalui DPMPTSP.

“Asumsi kami masih ada ribuan layanan kesehatan di Kota Pekalongan yang belum mendapatkan izin dari kami,” jelasnya.

Ke depan dikatakan Supriyono, semua layanan kesehatan baik rumah sakit, klinik, maupun layanan kesehatan tradisional.

“Untuk itu kami akan terapkan layanan perizinan online di bidang kesehatan. Jadi pemohon tidak perlu repot datang ke kantor kami,” paparnya.

Supriyono juga akan berkoordinasi dengan aliansi dokter Indonesia terkait regulasi penggandaan Surat Tanda Registrasi (STR).

“Yang masih jadi kendala dalam perizinan bidang kesehatan melalui online adalah penggandaan STR, karena untuk perizinan layanan kesehatan tersebut, STR harus discan dan dikirim melalui online. Untuk itu akan kami koordinasikan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung adanya sanksi untuk layanan kesehatan yang tetap nekat buka praktik tanpa izin.

“Sanksi pastinya ada, untuk unit penegak sanksi juga akan kami bahas bersama jajaran Pemkot. Kami sangat berharap mudahnya layanan perizinan ini akan menarik pemilik layanan kesehatan mengurus perizinan,” imbuhnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved