Kasus Novel Baswedan, Agus Rahardjo: Ada CCTV Kualitasnya Lebih Jelas, tetapi Tidak Diperiksa

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan bahwa kasus penyiraman Novel Baswedan sangat lambat dalam penyelidikan.

Kasus Novel Baswedan, Agus Rahardjo: Ada CCTV Kualitasnya Lebih Jelas, tetapi Tidak Diperiksa
YOUTUBE
Kasus Novel Baswedan, Agus Rahardjo: Ada CCTV Kualitasnya Lebih Jelas, Tapi Tidak Diperiksa 

TRIBUNJATENG.COM- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan bahwa kasus penyiraman Novel Baswedan sangat lambat dalam penyelidikan.

Hal tersebut diungkap Agus Raharjo dalam acara Mata Najwa yang diunggah di Youtube Najwa Shihab dengan judul Sebelah Mata Novel Baswedan: Rentetan Teror Terhadap Penyidik KPK (Part 5) | Mata Najwa, Rabu (25/7/19).

Najwa Shihab mulanya menanyakan terkait kasus pengiriman bom di rumahnya.

Agus mengaku hingga saat bahwa pelaku yang mengirim bom ke rumahnya hingga saat ini belum ditemukan dan kasusnya belum ada perkembangan.

Kemudian, Agus Rahardjo mengomentari kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan prosesnya sangat lambat.

"Perkembangannya sangat lambat, sebenarnya kasus Novel itu bukan hal yang mudah, tapi kan nggak secomplicated kasus bom Bali pada tahun 2002 dan 2005," ujar Agus.

Agus Rahardjo lantas mengatakan bahwa seharusnya saat ini, polri memiliki alat yang lebih canggih.

"Hari ini seharusnya Polri memiliki alat yang lebih canggih," ujarnya.

Agus Rahrdjo lantas mengungkapkan bahwa ada CCTV yang kualitasnya lebih baik namun tidak diambil sebagai bukti.

"Saya sempat mendampingi Pak Novel, dan Pak Novel mengatakan bahwa rekaman CCTV yang dirumahnya memang jelek, tapi ada CCTV yang kualitasnya baik tapi tidak ambil," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved