Begini Respon Mahasiswa Asing Belajar Nabuh Gamelan, Ikuti Program ISC 2019 di Purwokerto

Sebanyak 20 mahasiswa asing dari Malaysia, Filipina, Sudan, dan Turkey belajar menabuh alat musik tradisional, gamelan.

Begini Respon Mahasiswa Asing Belajar Nabuh Gamelan, Ikuti Program ISC 2019 di Purwokerto
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Mahasiswa asing belajar menabuh alat musik tradisional gamelan dalam Internasional Summer Course (ISC) 2019 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jumat (26/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 20 mahasiswa asing dari Malaysia, Filipina, Sudan, dan Turkey belajar menabuh alat musik tradisional, gamelan.

Para mahasiswa itu antara lain delapan mahasiswa asing dari Filipina, 10 mahasiswa Malaysia, 1 mahasiswa Sudan, dan satunya lagi dari Turki.

Aktivitas mereka dikemas dalam suatu kegiatan bernama Internasional Summer Course (ISC) 2019 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Seorang mahasiswa asing dari Malaysia, Nurul Shahirah Binti Zaihan senang bisa belajar budaya dan kesenian Indonesia.

"Saya sangat senang bisa berkesempatan belajar kesenian ini. Terlebih selama dua minggu ini saya bisa belajar lebih jauh lagi. Ini kali pertama saya datang ke UMP, Pengalaman di sini sangat menarik," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (26/7/2019).

Selain itu seorang mahasiswa lain bernama Celsea Garcia mengungkap kekagumannya dengan pertunjukan tari yang disajikan.

"Tarinya sangat keren, dan itu sangat membantu kami untuk lebih mengenal budaya Indonesia. Saya juga sangat senang dengan aktivitas hari ini karena bisa menyaksikan bagaimana cara membuat lotion dan lipstick dan itu sangat membantu kami (mahasiswa teknik kimia)," ungkapnya.

Ketua Pelaksana ISC 2019 Novi Haryanti, mengatakan diadakannya kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka.

"Selain di ruangan, mereka juga diajarkan terkait kebudayaan yang ada di Indonesia, khususnya Banyumas. Mereka belajar tari, gamelan, dan tarian yang mereka lakukan adalah tarian khas Banyumas, ucapnya.

Hingga saat ini UMP telah tiga kali menyelenggarakan ISC dengan mendatangkan mahasiswa luar negeri.

Selain berinteraksi dengan masyarakat, mereka juga dikenalkan dengan sejumlah budaya di Banyumas, termasuk membuat tempe mendoan, makanan khas Banyumas.

"Tahun ini kami mengangkat tema Traditional Herbal Medicine and Cosmetic karena tema ini sudah menjadi ‘branding’ tema ISC untuk UMP. Tema ini juga diusung sebagai tema unggulan dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran UMP," pungkasnya. (Permata Putra Sejati)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved