Desa Wisata Sumberbulu Mojogedang Karanganyar, Tawarkan Wisata Pertanian Organik Hingga Outbond

Desa wisata Sumberbulu yang terletak di Dusun Sumberbulu RT 1/5 Desa Pendem Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar

Desa Wisata Sumberbulu Mojogedang Karanganyar, Tawarkan Wisata Pertanian Organik Hingga Outbond
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Launching Desa Wisata Sumberbulu ditandai dengan pemukulan gong. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Desa wisata Sumberbulu yang terletak di Dusun Sumberbulu RT 1/5 Desa Pendem Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar menawarkan wisata edukatif berbasis kearifan lokal.

Desa wisata yang dirintis pada 2016 itu, secara resmi dilaunching pada Kamis (25/7/2019) malam.

Pawai obor dan penampilan kesenian lesung memeriahkan launching desa wisata malam itu. Ada pula bazar kuliner, hasil bumi seperti singkong, padi organik dan kerajinan berbahan dasar bambu.

Pemukulan gong oleh Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, Kades Pendem, Heru Murwanto dan Camat Mojogedang, Sutrisno menjadi penanda secara resmi launching desa wisata.

Plh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disaparpora) Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, dengan adanya desa wisata harapannya dapat mendukung serta mengembangkan prekonomian masyarakat Desa Pendem.

"Menumbuhkan ekonomi perlu adanya ekonomi kreatif. Bagaimana mengidentifikasi potensi wilayah masing-masing," katanya.

Menurutnya demi kemajuan ekonomi kreatif perlu memperhatikan dua hal, seperti mempertahankan mutu dan pemasaran produk. " Bagaimana memprtahankan mutu dan menjualnya. Kami berharap ini betul-betul digarap sebaik-baiknya. Jangan sampai mengecewakan pengunjung. Pemasaran produk. Tidak cukup pada tingkat desa atau kecamatan dan kabupaten saja. Tapi juga harus mendunia," terangnya.

Selanjutnya Kades Pendem, Heru Murwanto menyampaikan, Desa Pendem sudah memenuhi tiga kriteria desa wisata, seperti wisata alam, budaya dan buatan.

Dengan adanya desa wisata ini juga sesuai dengan visi misi Kabupaten Karanganyar, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Kalau wisata desa orang hanya berkunjung, tapi kalau desa wisata orang bisa menginap. Di sini ada 21 homestay dengan daya tampung 70 pengunjung. Sekali menginap biayanya Rp 85 ribu. Ada tipe dua kamar dan tiga kamar. Kapasitas 4-5 orang" katanya.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved