Breaking News:

Lima Desa Jadi Contoh Pilkades Tanpa Money Politics di Batang, Pemkab Siap Gelar Pilkades Serentak

Pemkab Batang menganggarkan Rp 9,2 miliar untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2019.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Kepala Dispermades Batang, Agung Wisnu Barata. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemkab Batang menganggarkan Rp 9,2 miliar untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2019.

Rencananya anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan Pilkades di 206 desa.

Di Kabupaten Batang, pilkades akan dihelat pada September 2019, dimana saat ini masih dalam tahap proses administrasi.

"Untuk anggaran Pilkades Serentak bersumber dari APBD sebesar Rp 9.2 Miliar," ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata kepada Tribunjateng.com.

Dijelaskannya, anggaran masing-masing desa akan mendapatkan sesuai kebutuhan lokal desa dengan jumlah pemilih serta letak geografinya.

"Masing-masing desa berbeda, tapi berkisar Rp 45 Juta tiap desa," terangnya.

Disampaikannya juga, sesuai saran Bupati Batang Wihaji menginginkan Pilkades murni tanpa money politik.

"Pilkades serentak tanpa money politik sepertinya sulit, namun demikian ada 5 desa yang menjadi pilot project pilkades yakni di Kecamatan Wonotunggal ada di Desa Kreo, dan Sodong."

"Kecamatan Tulis di Desa Siberuk, Kecamatan Subah di Desa Kemiri Barat. Kecamatan Gringsing di Desa Yosorejo, itu yang akan kami jadikan desa percontohan,"pungkasnya. (Dina Indriani)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved