Breaking News:

Bolehkah yang Orang yang Berkurban Memakan Daging yang Dikurban? Ini Aturan Pembagiannya

Di hari Raya Idul Adha, umat muslim disunnahkan untuk berkurban dengan menyembelih hewan kurban

Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Pedagang Kambing kurban tengah memberikan makanan kepada kambing kurban mereka 

TRIBUNJATENG.COM - Hari Raya Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah.

Di hari Raya Idul Adha, umat muslim disunnahkan untuk berkurban dengan menyembelih hewan kurban.

Tak hanya itu, setelah menyembelih hewan kurban, kita juga dianjurkan untuk membagikan daging kurban pada orang yang lebih membutuhkan.

Lantas, bagaimana aturan pembagian hewan kurban yang harus dibagikan dan boleh dimiliki orang yang berkurban?

Dikutip dari Sripoku.com, Syeikh Ali Jaber menjelaskan soal pembagian daging hewan kurban.

"Ini adalah sunnah Rasul seperti dalam aqiqah. Rasululullah membagi qurban menjadi tiga, pertama dihadiahkan kepada orang kaya untuk silaturrahim, kedua disedekahkan untuk orang miskin, dan yang ketiga untuk diri sendiri," ungkap Syeikh Ali Jaber.

Dalam kesempatan tersebut, Syeikh Ali Jedar juga menjelaskan bahwa orang yang berkurban, diperbolehkan untuk memakan daging hewan yang dikurban.

"Bahkan Rasulullah SAW sebelum salat 'Ied berpuasa, lalu membatalkannya sesudah shalat dari hasil sembelihan hewan qurban," kata Syeikh Ali.

(TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Aturan Pembagian Daging Kurban di Hari Raya Idul Adha, Berapa Banyak untuk Orang yang Berkurban?

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved