Kisah Bocah Begitu Sabar Merawat Ayahnya Seorang Diri, Ibunya Meninggal Saat Depi Berusia 3 Tahun

Depi, begitu gadis kecil berkulit langsat itu dipanggil, tengah menyapu lantas mengeluarkan ember bekas cat yang sudah dekil dari bawah dipan.

Kisah Bocah Begitu Sabar Merawat Ayahnya Seorang Diri, Ibunya Meninggal Saat Depi Berusia 3 Tahun
Kompas.com / Dani Julius Zebua
Kisah bocah 9 tahun yang rawat ayahnya yang disabilitas seorang diri. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Jika cinta orangtua kepada anaknya tak terhingga, begitu pun cinta anak kepada orangtuanya.

Kisah di bawah ini bisa menjadi contoh cinta tak terhingga seorang anak kepada orangtuanya.

Dilansir dari Kompas.com pada Minggu (28/7/2019), Sakijo (59) menggeser tubuhnya sambil merambat dalam posisi duduk dari kursi panjang ke dipan tempat tidur ruang depan dalam rumah ukuran 5x5 meter miliknya. 

Bekas penyadap nira kelapa asal Dusun Tangkisan 3, Desa Hargomulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu menderita lumpuh separuh badan dari pinggang ke kaki.

Hal itu menyebabkan hari-harinya diisi dengan merambat dalam posisi duduk dari kursi ke kursi, atau dari kursi ke dipan.

Pada ruang depan yang berfungsi sebagai ruang penerima tamu itu, ada Putri Depi Nur’aini (9), anaknya semata wayang.

Depi, begitu gadis kecil berkulit langsat itu dipanggil, tengah menyapu lantas mengeluarkan ember bekas cat yang sudah dekil dari bawah dipan.

Tidak banyak yang diucapkan Depi

“Bocahe purun (anaknya bersedia),” kata Sakijo, di rumahnya, Sabtu (27/7/2019).

Depi tidak pernah menolak ketika diminta membantu ayahnya, yang kini hidup dengan keterbatasan. 

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved