Polisi Masih Cari Bukti Tambahan Guna Tangkap Pelaku Tabrak Lari Overpass Manahan Solo

Satlantas Polresta Surakarta memastikan sudah mengetahui identitas penumpang dalam mobil yang terlibat tabrakan di Overpass Manahan, pada awal Juli.

Polisi Masih Cari Bukti Tambahan Guna Tangkap Pelaku Tabrak Lari Overpass Manahan Solo
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Kasat Lantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni saat Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi Kota Surakarta, Minggu (28/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Surakarta memastikan sudah mengetahui identitas penumpang dalam mobil yang terlibat tabrakan di Overpass Manahan, pada awal Juli 2019.

Kasat Lantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni menjelaskan, tim khusus pengungkap fakta kecelakaan masih mencari bukti tambahan sebagai penguat penetapan tersangka.

"Bukti-bukti tambahan untuk mengkaitkan si A berada di dalam kendaraan A, kemudian yang berada di dalam kendaraan itu ada A, B, C, D, ini siapa yang mengendarai? Intinya begitu," kata dia saat bersepeda di Jalan Slamet Riyadi Kota Surakarta, Minggu (28/7/2019) pagi.

Kompol Busroni menyampaikan, hingga kini pelaku belum ditangkap.

Menurutnya, polisi masih melengkapi berkas-berkas lain.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak boleh gegabah dalam penetapan tersangka kasus tabrak lari pemotor di overpass tersebut.

"Tidak boleh sembrono, supaya nantinya di pengadilan tidak terbantahkan. Intinya kini mengungkap siapa yang mengendarai mobil itu saat kejadian," tambahnya.

Menanggapi pendapat masyarakat soal kelambatan penanganan, Kompol Busroni berujar polisi sudah memburu penabrak, sejak peristiwa itu belum viral dalam media sosial.

Namun, sambungnya, saat menetapkan seseorang sebagai tersangka, kepolisian tidak boleh buru-buru.

Harus sesuai fakta.

"Itu terkait dengan nasib orang, begitu. Jadi bukannya kami lamban, kami juga bekerja. Kami juga update, termasuk keluarganya (korban) kami selalu beri informasi terkait tindakan-tindakan. Jadi bukan (karena pelaku penabrakan keluarga Polri,--Red) tidak, tidak ada sama sekali, kami profesional," tandasnya. (Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved