88 Desa di Kabupaten Pati Terancam Kurang Air Bersih, BPBD Coba Gerak Cepat, Caranya Seperti Ini

Kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Pati membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati bergerak cepat.

88 Desa di Kabupaten Pati Terancam Kurang Air Bersih, BPBD Coba Gerak Cepat, Caranya Seperti Ini
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyalurkan dua tangki air bersih ke Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Senin (29/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Pati membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati bergerak cepat.

BPBD menyalurkan dua tangki air bersih ke Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Senin (29/7/2019).

Kepala BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo mengatakan, saat ini dampak kekeringan di Pati memang cukup banyak.

Sesuai data awal, ada 88 desa yang terdampak kekeringan.

Sebagian di antaranya sudah mengajukan permintaan dropping air bersih.

"Ada juga desa terdampak yang belum mengajukan. Tetapi kami tetap proaktif agar mereka tidak sampai kekurangan air bersih," ungkapnya.

Sanusi berharap, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhannya.

"Masyarakat juga perlu menghemat air. Sebab, sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kemarau tahun berdurasi lebih panjang dibandingkan tahun lalu," imbaunya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved