Angkat Topi Buat Teater Cangkir Tegal, Difabel Juga Bisa Tampil Ciamik Pentaskan Ayahku Pulang

Mereka mampu membawakan pertunjukan lakon teater bertajuk Ayahku Pulang, karya Usmar Ismail di Gedung Rakyat Balai Kesenian Kabupaten Tegal.

Angkat Topi Buat Teater Cangkir Tegal, Difabel Juga Bisa Tampil Ciamik Pentaskan Ayahku Pulang
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kelompok Difabel Slawi Mandiri (DSM) memainkan lakon Ayahku Pulang, karya Usmar Ismail di Gedung Rakyat Balai Kesenian Kabupaten Tegal, Minggu (28/7/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Aktivitas berteater tidak hanya dilakukan oleh mereka yang memiliki kesempurnaan fisik.

Orang-orang keterbatasan atau difabel pun bisa tampil memukau.

Aksi mereka tak kalah dengan penampilan-penampilan layaknya aktor teater pada umumnya.

Hal itu ditunjukkan oleh Difabel Slawi Mandiri (DSM) Kabupaten Tegal bernama Teater Cangkir.

Mereka mampu membawakan pertunjukan lakon teater bertajuk Ayahku Pulang, karya Usmar Ismail di Gedung Rakyat Balai Kesenian Kabupaten Tegal, Minggu (28/7/2019) siang.

Menurut pelaku teater Apito Lahire, pementasan tersebut secara konstruksi dramatikan secara runut.

"Keaktorannya menerap kedekatan realis. Inner aktingnya wajar sesuai profesi para tokohnya. Mereka bermain secara lugas tidak terpengaruh oleh keterbatasan fisiknya yang tidak sempurna," ujar Apito kepada Tribunjateng.com.

Apito menjelaskan, adanya parade teater yang diselenggarakan oleh Teater Gemblong Syndicate, generasi berteater di Tegal tidak akan putus.

Sementara itu, Ketua Teater Gemblong, Yaskur Parondina mengatakan, agenda parade teater ini sudah berlangsung untuk kedua kalinya.

"Mudah-mudahan untuk tahun depan kami bisa menyelenggaraka hal serupa," harap Yaskur.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved